Cak Ros PDPM Surabaya: Pemkot Harus Bangun Optimisme dalam Pandemi

0
229
Cak Ros saat mengunjungi cek poin PSBB di Bunderan Waru. (Afianur/PIJARNews.ID)

SURABAYA, PIJARNews.ID – Menyikapi kategori zona merah wilayah di Jawa Timur, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) kota Surabaya merespon baik langkah Pemkot Surabaya dalam memutus rantai penularan Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Achamd Rosyidi sebagai ketua umum PDPM Surabaya, “Kami mengapresiasi langkah-langkah strategis Pemkot Surabaya, saya kira sudah banyak langkah Pemkot dalam upaya memutus rantai penularan covid-19, salah satunya pelaksanaan rapid test di seluruh kecamatan dengan adanya posko gratis”, ungkapnya pada PIJARNews.ID pada Minggu (31/5).

Sebelumnya pemerintah kota Surabaya sempat dianggap gagal oleh beberapa pihak, melihat data penyebaran pasien Covid-19 yang terus melonjak. Namun PDPM Surabaya memiliki pandangan lain terhadap kinerja Pemkot Surabaya.

“Kami menganggap kinerja Pemkot sudah dalam kendali yang tepat, meskipun tidak luput dari kekurangan, justru kekurangan tersebut bisa diisi dan disinergikan bersama komponen masyarakat yang ada”, jelasnya.

Bagi Cak Ros sapaan akrab Achamd Rosyidi, penanganan pandemi ini memang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun menjadi tugas bersama. PDPM Surabaya juga akan terus mengawal kebijakan Pemkot agar tepat sasaran, termasuk dalam penyaluran bansos.

“Kami juga terus mengawal kebijakan Pemkot agar tepat sasaran, termasuk bansos agar tepat sasaran. Dan jika ada yang kurang kami siap membantu untuk menyampaikan kepada Pemkot”, imbuh Cak Ros.

Selebihnya PDPM akan terus berharap Pemkot Surabaya bisa melaksanakan perannya dengan arif dan bijaksana, tidak perlu tersulut dengan pihak-pihak yang mengganggu kinerja, sehingga semua menjadi tepat sasaran. “Pemkot harus menumbuhkan rasa optimis kepada seluruh elemen masyarkaat, sebagaimana julukan kota pahlawan dengan semangat heroismenya,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Mahasiswi UMM Wakili Bali di FESyar 2020 Bank Indonesia Tingkat Nasional

Reporter: Alfianur Rizal R.R.A. Editor: Ahmad