PIJARNEWS.ID – Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak resmi menjadi Gubenur dan Wakil Gubenur Jawa Timur setelah dilantik Presiden Joko Widodo, Rabu (13/2/2019) di Istana Negara.

Direktur Kedai Jambu Instinstute (KJI), Sholikhul Huda, M.Fil.I dilantiknya Khofifah dan Emil menjadi harapan baru untuk pembangunan Jawa Timur yang lebih sejahterah.

Bagi Sholikh juga sebagai Sekretaris DPD KNPI Jawa Timur itu, provinsi ini memiliki luas geografi dan juga mempunyai persoalan yang kompleks mulai pendidikan, penganguran, relasi antar umat beragama, kemiskinan, lingkungan, distrubisi ekonomi, pemanfaatan gas dan lain-lain itu, tentu dibutuhkan solusi dan penanganan secara cepat dan tepat.

Misalnya, disparitas atau kesenjangan antara yang miskin dan kaya terlalu lebar. Dengan begitu, kepemimpinan ini hendaknya melakukan kebijakan ekonomi inklusif yang kesejahteraan bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat bawah.

Dalam konteks itu, posisi Lembaga Riset Kedai Jambu Institutute siap mengawal kebijakan-kebijakan yang ditelurkan oleh pemerintahan baru dengan menjadi mitra strategis.

“Saya kira dengan luasnya geografis dan problematika kehidupan kemasyarakatan perlu adanya sinergi dari elemen atau entitas masyarakat, termasuk KJI yang konsen dalam bidang riset di bidang sosial kemasyarakatan, politik dan lain-lain,” kata Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya ini.

Selamat atas dilantiknya Gubenur dan Wakil Gubenur baru, semoga Jawa Timur semakin makmur, sejahterah dan berkemajuan. Selamat bekerja. (AK)

BACA JUGA :  Menuju HUT Cilacap, Danramil Komitmen Dukung Hingga Pelaksanaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here