Gedung Resto Wiraraja (Yayan/PIJARNews.ID)

PAMEKASAN, PIJARNews.ID – Penggrebekan terhadap 15 pengunjung yang tertangkap basah sedang pesta pil Inex di Resto Wiraraja, Jalan Raya Tlanakan berbuntut panjang. Sampai saat ini, desakan terhadap penututupan resto Wiraraja swxara permanen terus bermunculan, salah satunya Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pamekasan.

Hudan Nashihin, Ketua Umum PDPM Pamekasan, mengaku kecewa atas dibukanya kembali Resto Wiraraja setelah awal Januari 2019 kemarin sempat ditutup. Lebih-lebih dibukanya kembali disaat pelarangan cafe atau restoran saat pandemi Covid-19.

“Resto Wiraraja ini sudah menodai citra pamekasan yang notabenenya berslogan gerbang salam dan kota pendidikan,” ungkapnya saat ditemui PIJARNews.ID Sabtu, (20/06/2020).

Hudan juga menambahkan, jika Resto Wiraraja banyak melakukan kesalahan, mulai dari reklamasi ilegal hingga dijadikan sarang pesta obat-obatan terlarang. “Jadi pihak pemerintah harus menutupnya secara permanen,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan berhasil menciduk belasan muda-mudi yang sedang asyik pesta obat-obat terlarang, pada Selasa Malam, (16/06/2020). Berbekal laporan warga, aparat menemukan barang bukti berupa sejumlah pil inex saat melakukan penggerebekan, di Room Karaoke Resto Wiraraja.

Saat ini para tersangka sedang berada di rumah tahanan Polres Pamekasan supaya dilakukan pemeriksaan lanjutan. Adapun pasal yang dikenakan kepada tersangka berupa pasal 112 UU Narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman penjara minimal 4 Tahun.

Editor: Agiel LP

BACA JUGA :  Bernama Kanzul Ulum, Pengajian Ahad Pagi di Purwoharjo Banyuwangi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here