Agnes Suparty manager Kafe melakukan tes termogen kepada pelanggan yang datang (Adam/PIJARNews.ID).

LAMOMGAN, PIJARNews.ID – Gerak cepat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Lamongan dalam menyambut New Normal adalah dengan meluncurkan program “Industri Tangguh, Kampung Tangguh, Pesantren Tangguh dan Pasar Tangguh”. Program tersebut telah mendapatkan apresiasi dari banyak kalangan, terutama dari para millenial.

Sebagaimana yang diungkapkan Fawwaz M Aljawi, salah satu pemuda Lamongan yang mendukung program GTPPC dengan adanya penerapan protokol kesehatan diberbagai tempat umum.

“Hal ini mengingat penyebaran Covid-19 di Lamongan masih terus meningkat, dan di sisi lain kita harus tetap beraktivitas sebagaimana biasa. Wacana kehidupan normal baru atau New Normal, membuat kita harus mampu beradaptasi dengan kondisi”, ucap pemuda yang juga menjadi ketua IMM FISIP UIN Jakarta ini.

Fawwaz juga mengingatkan kepada para pemuda Lamongan agar bisa taat dengan aturan, disiplin memakai protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan.

Program Lamongan Tangguh ini, kata dia, juga sebagai bentuk penyadaran kolektif terhadap masyarakat untuk saling gotong-royong dalam menangkal penyebaran Covid-19.

“Artinya masyarakat saling jaga diri, menimalisir penyebarannya dengan merubah gaya hidup lama dengan gaya hidup sehat”, jelasnya.

Pelanggan saat memesan menu di Terminal Kafe (Adam/PIJARNews.ID).

Pemuda 23 tahun ini juga meminta Bupati Lamongan sebagai Ketua GTPPC Lamongan, agar menambah program yang telah diluncurkan itu dengan menyasar pada tempat-tempat tongkrongan anak muda, seperti warung kopi.

“Sehingga anak muda yang biasa berkumpul dan bercengkrama dengan teman-temannya tidak was-was dan merasa aman dari penularan Covid-19”, ungkapnya.

BACA JUGA :  Pasca Kekeringan, Pemdes Temon Ponorogo Lakukan Penghijauan

Kenapa demikian, karena hal tersebut menjadi perhatian Fawwaz yang juga sebagai Owner “Terminal Kafe” yang berlokasi di jalan Deandels Paciran, kabupaten Lamongan. Dia dengan para karyawan terus memproteksi Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan dalam melayani pelanggan.

“Jadi, pak Bupati juga bisa merekomendasikan kedai atau warung kopi sebagai warung tangguh percontohan yang taat protokol kesehatan dan mendukung program GTPPC Lamongan. Agar warung atau kafe yang sama dapat mencontohnya, serta pemilik kafe juga mempunyai tanggung jawab dan tidak abai terhadap keselamatan pelanggannya”, tutupnya.

Reporter: Adam Editor: Ahmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here