Salah satu ketua PPS Hendra Hari Wahyudi saat rapid test (Adam/PIJARNews.ID).

LAMONGAN, PIJARNews.ID – Masih maraknya penyebaran Covid-19, membuat berbagai sektor mengantisipasi hal tersebut. Tak terkecuali dalam penyelenggaran Pemilihan Umum (Pemilu). Sebagaimana Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Lamongan yang juga telah sigap untuk menjaga dan mewaspadai mata rantai virus Corona.

Maka dari itu, KPU Kabupaten Lamongan mengadakan rapid test masal mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan yang dilakukan di RSUD dr. Soegiri Lamongan, Senin (29/6/2020).

Nasruddin, anggota PPK kecamatan Solokuro menyampaikan bahwa ini semua dilakukan demi menjaga penyelenggara dari hal-hal yang tidak diinginkan. “Oleh karena itu, rapid ini dilaksakan dan bukan hanya di Solokuro, tetapi di seluruh Kecamatan yang ada di Lamongan”, katanya saat di pendopo kecamatan.

Bukan tanpa kendala, diceritakan oleh pria asal Takerharjo yang masih lajang ini, adanya rapid test memang membuat kita takut dan khawatir, sehingga banyak juga yang tidak mau.

“Padahal untuk memastikan ada tidaknya virus itu di dalam tubuh, kita harus tapid test agar mengetahuinya. Jadi, jangan malah takut atau bahkan menghindar”, terangnya.

Kesan peserta rapid dicerikan oleh ketua PPS Desa Tebluru, Hendra Hari Wahyudi, yang menuturkan bahwa ia sedikit grogi dan gugup dengan test-test Covid-19. “Memang agak kepikiran, apalagi test seperti ini merupakan hal pertama kali saya lakukan. Jangankan rapid atau swab test, sama jarum suntik saja kadang masih ‘ndredeg‘ atau grogi”,ucap pria dua anak tersebut.

BACA JUGA :  Kunjungan Balasan Pemuda Muhammadiyah pada KPU Pamekasan

Diadakanya rapid ini, kata Hendra, menjadi syarat dilanjutkannya berbagai tahapan yang akan dilakukan oleh penyelenggara Pemilu, “Diantaranya adalah verifilasi faktual dukungan perseorangan. Setelah itu masih ada pula tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang akan dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP)”, terang pria yang ternyata juga hobi menulis ini.

Sebagaimana yang kita ketahui, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020 akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020, setelah adanya penundaan berbagai tahapan karena adanya pandemi Covid-19.

Reporter: Adam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here