Relawan mandiri saat membagikan APD di salah satu Masjid di Paciran Lamongan (Fawwas/PIJARNews.ID).

LAMONGAN, PIJARNews.ID – Relawan Gerakan Millenial (G-Mile) bersama Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) di Lamongan membagikan sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) kepada Puskesmas dan Masjid di Kecamatan Paciran, Jum’at (10/07/2020).

APD yang dibagikan berupa 50 hazmat, 2 pack pembersih lantai, 2 pack medical gloves dan 300 paket masker, hand sanitizer dan paket vitamin.

Menurut Koordinator Relawan Mandiri Covid-19 Lamongan, Firman Haqiqi, kegiatan ini sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di era New Normal.

“Pembagian paket APD untuk sementara ini hanya dilakukan di kecamatan Paciran, tepatnya di Masjid Nurul Huda, Masjid At Taqwa dan Puskesmas Paciran. Untuk selanjutnya kami akan menyasar ke tempat ibadah di desa-desa lain”, katanya.

Tegas Firman, kegiatan yang dilakukan ini dalam mengupayakan agar tidak ada kluster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lamongan. Setelah ini mereka (Relawan, red) akan segera dijadwalkan terjun ke pasar untuk melakukan sosialisasi dan edukasi Covid-19 sesuai protokol kesehatan.

“Karena pasar adalah salah satu tempat paling banyak penyebaran Covid-19, maka harus menjadi perhatian kami sebagai tempat melakukan sosialisasi dan edukasi untuk mendisiplinan protokol kesehatan,” ujar Firman yang juga selaku ketua PGK Lamongan.

Pembangian APD di salah satu Puskesmas di Paciran Lamongan oleh Relawan Mandiri (Fawwas/PIJARNews.ID).

Pada hari Kamis (09/07) krmarin, G-Mile juga telah menggandeng PGK Lamongan untuk menggelar pelatihan relawan mandiri Covid-19, yang bertempat di Terminal Kafe, Jl. Deandels, Paciran, Tanggul, Kecamatan Paciran.

BACA JUGA :  Malam Heboh di Ponpes Putri Al-Aqsho Babat

Pelatihan tersebut dihadiri oleh perwakilan dokter Puskesmas Paciran dan puluhan anggota PGK Lamongan. Sedangkan G-Mile sendiri merupakan relawan Covid-19 gabungan dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang selama ini bergerak di wilayah Jabodetabek, diantaranya Pemuda Muslimin Indonesia, Brigade GPII, Brigade PII, KCB, IGPW, Gema Mathla’ul Anwar, IPPI, IMM, JDN Indonesia.

Sedangkan Mbah Tjokro selaku Koordinator G-Mile menyampaikan, upaya pembentukan dan pelatihan relawan mandiri Covid-19 ini, sebagai bentuk kepedulian kaum millenial yang ingin berkontribusi nyata kepada masyarakat dengan segala kreatifitas yang dimiliki.

“Misalkan yang jadi Youtuber, ya sampaikan itu lewat konten-kontennya, yang jadi pegiat Facebook, ya sampaikan lewat facebook dan lain sebagainya”, ujarnya.

Kegiatan tersebut telah mendapat respon positif dari Pak Asmin, perwakilan Dokter Puskesmas Paciran. Menurutnya, pembentukan dan pelatihan relawan ini akan menjadi sumbangsih besar dalam penanganan Covid-19 dan nanti bisa bekerjasama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lamongan.

“Penting untuk bekerjasama dengan Gugus Tugas Covid-19 dengan program-program yang sudah ada, agar anak muda bisa kelihatan kiprahnya”, tutupnya.

Reporter: Fawwas Editor: Suhartatok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here