Penyaluran daging Quran dengan kemasan anyaman bambu/ besek - (Nash/PIJARNews.ID).

SURABAYA, PIJARNews.ID – Perayaan Hari Raya Iduladha tahun 1441 H berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, kegiatan ibadah Sholat Iduladha dan pemotongan hewan qurban tahun ini dilakukan di tengah pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan demi terhindar dari Covid-19.

Kendati demikian, Seribu Senyum dengan semangat juang yang tinggi, turut kembali merayakan dan memeriahkan hari raya Iduladha tahun ini dengan mendistribusikan hewan qurban ke beberapa daerah yang tersebar di 33 titik wilayah Jawa Timur dan Bali.

“Penyaluran hewan qurban sebanyak 14 sapi dan 23 kambing dimulai pada hari Kamis (30/7) di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Bangkalan, Kediri, Jombang, Gresik dan Bali”, terang Syafrizal Izaqi selaku Manager Yayasan Seribu Senyum, Jumat (31/07/2020).

Kegiatan yang bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 yang membutuhkan ini, dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

“Kami telah menyiapkan alat pelindung diri (APD) diantaranya masker, face shield, handscone, dan sabun cuci tangan. Selain itu, kami juga melakukan penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah pelaksanaan hari raya idul adha dan pemotongan hewan qurban, demi keselamatan kita bersama”, tambah Syafrizal Izaqi.

Pemotongan hewan qurban dengan protokol kesehatan Covid-19 – (Nash/PIJARNews.ID).

Tak hanya itu, saat menyalurkan hewan qurban, yayasan yang bergerak di bidang sosial, pendidikan dan kesehatan ini memastikan panitia penyaluran daging qurban menggunakan APD lengkap dan menjaga jarak aman. Sedangkan pelaksanaannya dilakukan dengan cara door to door ke rumah-rumah mustahiq.

Uniknya, demi mendukung program ramah lingkungan, daging qurban dikemas dengan menggunakan besek dan plastik daur ulang dari singkong. “Semoga perayaan hari raya idhul adha tahun ini, memberikan banyak manfaat dan hikmah dari adanya pandemi Covid-19”, pungkas Syafrizal Izaqi.

BACA JUGA :  Menko PMK Apresiasi Tiga Drone Pertanian Modern Karya Dosen UMM

Reporter: Khoirun Penulis: Khoirun Editor: Agiel LP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here