PIJARNEWS.ID – Pertemuan Koordinasi Wilayah SR TBC-Care ‘Aisyiyah Jawa Timur telah sukses dilaksanakan pada tanggal 10-11 April 2019 kemarin, sebanyak 114 peserta  dari 33 Kabupaten Kota dari unsur Kepala SSR, Koordinator SSR dan staf Finance telah hadir dalam acara tersebut, pertemuan ini dalam rangka laporan kegiatan temuan yang telah dicapai SSR di seluruh Jawa Timur. Dengan hikmat acara tersebut dibuka oleh Ibu Dra. Hj. Dalilah Candrawati – Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur.

Acara yang dilaksanakan di Suites Hotel Surabaya kemarin, mengangkat Tema “Aktualisasi Risalah Pencerahan untuk Dakwah melintas Batas melalui TBC Care ‘Aisyiyah ”. Dalam sambutanya, Ibu Dra. Hj. Dalilah Candrawati menjelaskan, “‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Muhammadiyah telah berkiprah dan mampu bertahan selama satu abad dalam menjalankan usaha – usaha memajukan kehidupan umat bangsa dan dunia kemanusiaan universal”.

Koordinasi Wilayah tersebut juga menghadirkan Narasumber dari Dinas kesehatan Propinsi Jawa Timur. Dr Setyo, menjelaskan materi dari Global TBC Report tahun 2018, pada tahun 2017 lalu telah diketahui insiden TBC sebanyak 842.000 kasus, serta mortalitas TBC sebanyak 107.000 kasus, dengan angka notifikasi kasus tahun 2017 sebanyak 446.732 kasus. Sehingga kasus TBC yang di temukan di Indonesia baru sekitar 53 % dan sisanya sebanyak 47 % masih belum diobati atau sudah diobati tapi belum tercatat oleh program-program yang ada.

BACA JUGA :  Direktur KJI Sebut Mendikbud Tidak Punya Arah Perbaikan Pendidikan

Hal tersebut bagi Ibu Emy, Koordinator Community TB Care Aisyiyah Jatim, “Mereka yang belum ditemukan bisa menjadi sumber penularan dalam masyarakat, ditambah dengan munculnya tantangan baru bagi pengendalian TBC, misalnya koinveksi TBC HIV, TB Resistan Obat ( TBC RO),TBC Kormobid,TBC pada anak dan tantangan lain dengan tingkat kompleksitas yang makin tinggi”. kerja-kerja pengendalian TBC ini telah diapresiasi oleh Kepala SR Ibu Akhtim, di jawa Timur sendiri telah ada 33 SSR yang menangani Program  TBC – HIV, termasuk salah satunya adalah ‘Aisyiyah Jawa Timur, sehingga hal ini dirasa sangat membantu Pemerintah.

Untuk meningkatkan kinerja seluruh SSR yang ada di seluruh Jawa Timur, dalam pertemuan tersebut SR telah memberikan apresiasi-apresiasi Awards, berbagai kategori diantaranya Kontributor Tertinggi Capaian 2018 yang meliputi Jumlah Terbanyak Investigasi kontak, temuan Terduga dan Pasien terbanyak, Dukungan Publik dan capaian Filantropi yang diraih oleh SSR Kota Surabaya, selain itu capaian terbanyak 1 di raih oleh oleh SSR Kota Tulungangung, capaian terbanyak 2 di raih oleh kabupaten Malang dan capaian terbanyak 3 diraih oleh kabupaten Ponorogo. Kedepan Koordinator Community TB Care Aisyiyah Jatim, Ibu Emy berharap dari capaian-capaian tersebut nantinya agar menjadi penyemangat dan motivasi dalam berfastabiqul Khoirot bagi seluruh SSR yang ada di Jawa Timur. (mra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here