Fathan Faris Saputro, penilis buku Senandung Cinta Pujangga (Mizan/PIAJARNews.ID).

Editor: Ahmad

LAMONGAN, PIJARNews.ID – Pemuda Asal Desa Solokuro Kabupaten Lamongan menerbitkan buku yang berjudul “Senandung Cinta Pujangga”, Selasa (10/11/2020).

Senandung Cinta Pujangga adalah buku dalam bentuk antologi puisi. Fathan Faris Saputro yang merupakan peraih Award lomba menulis Kemenag Kabupaten Lamongan dan juara lomba hari pers nasional menulis buku ini ketika pandemi Covid-19 membuat orang-orang untuk memilih berdiam diri dirumah.

“Buku ini mencoba menghadirkan wajah-wajah rindu dari beberapa sisi kehidupan. Rindu lewat doa-doa yang tidak pernah putus, rindu yang senantiasa bernyanyi lewat puisi tentang upaya mengenal yang Maha Cinta, orang tua, kerabat, siapapun yang kadang luput bermandikan keadilan hidup bermasyarakat”, ungkap Fathan Faris Saputro yang lebih akrab disapa Faris.

Buku Senandung Cinta Pujangga yang diterbitkan oleh Bintang Vishera ini begitu banyak keresahan, mimpi dan kepedulian kepada orang lain didalamnya.

Faris juga mengungkapkan bahwa membaca buku ini akan mengajarkan bagaimana caranya menyelami perjalanan hidup dalam balutan cinta.

Melalui karya ini, dia bersama kawannya ingin menyampaikan pesan bahwa pada hakikatnya semua manusia adalah perindu.

“Rindu mampu menenggelamkan manusia kedalam lautan aksara agar bisa menemukan kata-kata yang bermakna. Tanpa rindu, kita tidak akan mampu dan bisa berdampingan dengan Tuhan serta mahluk lain”, ungkapnya.

Terakhir, Faris mengatakan bahwa yang berharga dalam hidup bukanlah permata, tapi saat kamu hidup dengan orang yang merinduimu, lalu mencintaimu.

BACA JUGA :  Malam Heboh di Ponpes Putri Al-Aqsho Babat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here