Najih Prasetyo Ketua Umum DPP IMM saat mengisi seminar motivasi dihadapan santri Karangasem (Fauzi/PIJARNews.ID).

Editor: Ahmad

LAMONGAN, PIJARNews.ID – Acara tahunan yang disebut Duta Dakwah Karangasem (Dudaka) diselenggarakan selama 4 hari di halaman Masjid Pesantren (13-16/12/2020).

Sebagai salah satu acara penutup, diisi dengan seminar motivasi oleh Najih Prasetyo Ketua Umun Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) periode 2018-2020 dan juga dihadiri para ustadz dan seluruh santri putra.

Seminar motivasi dengan tema “Berawal dari Santri menjadi Ulama dan Da’i untuk Kemajuan Bangsa dan Negeri” berlangsung di Masjid Al-Manar pada Kamis (17/12) pukul 08.00 WIB.

Di awal materi, Najih sapaan akrab Najih Prasetyo telah memberikan stimulus kepada seluruh santri agar bergerak untuk meraih kesuksesan.

“Siapa yang mau uang ini?”, katanya mengawali seminar motivasi dengan mengangkat selembar uang 100 ribu di hadapan santri. Beberapa saat sempat tidak ada yang maju. Namun pada akhirnya salah satu kelas enam maju ke depan dan mengambil uang tersebut.

“Seperti itulah seharusnya kita dalam mencapai sebuah tujuan, bergerak. tidak hanya diam mengancungkan tangan seperti kebanyakan dari kalian. Kecuali satu orang ini”, katanya dengan diksi yang meyakinkan.

Di tengah materi, Najih memberikan motivasi kehidupan yang harus dipegang erat oleh seorang santri. Tiga diantaranya yakni bersungguh-sungguh dalam segala hal, rajin membaca buku dan tetap bergerak untuk meraih tujuan dalam hidup.

Di menit terakhir, Najih menutup motivasinya dengan pesan. “Laisal Fata Man Yaqulu Kana Abi, Wala Kinnal Man Yaqulu ha Ana Dza, yang artinya: tidak dikatakan seorang pemuda apabila ia mengatakan ‘Ini bapak saya’. Tapi dikatakan seorang pemuda apabila ia mengatakan ‘Inilah saya'”, ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here