Situasi Pandemi, A. Fathur Rozi Pemuda di Lumajang Justru Meraup Omset Jutaan Rupiah

0
40
Budidaya Bunga
Perawatan setiap hari dilakukan untuk memberi nutrisi pada bunga (Mizan/PIJARNews.ID).

Editor: Suhartatok

LUMAJANG, PIJARNews.ID – Semejak pandemi Covid-19 melanda bangsa ini, bahkan melanda seluruh dunia, A. Fathur Rozi, pemuda asal Wot Galih, Yosowilangun, Lumajang memulai bisnis usaha budidaya bunga.

Tepatnya pada bulan Maret 2020, A. Fathur Rozi, memberanikan diri untuk terjun langsung dalam usaha barunya. Sebelum menekuni budidaya bunga ini, ia bekerja sebagai petani palawija di desanya. Mulai dari menanam cabe hingga pisang. Namun, sering kali mengalami kerugian karena harga jual tidak sebading dengan modal yang dikeluarkan.

Untuk bunga yang sukses dibudidaya dan sudah menghasilkan pundi-pundi uang adalah jenis bunga Aglaunema, Janda Bolong, Gladi serta Singonium. Kisaran harga jual mulai dari puluhan ribuan hingga ratusan ribu.

Ia juga menambahkan, pengiriman untuk bunga yang dibudidaya tidak hanya di kota Lumajang saja, tetapi juga sampai luar kota. Seperti Situbondo, Kediri, Bondowoso, serta wilayah Jawa Timur lainnya.

“Berawal dari harga cabai anjlok, saya mulai menekuni bisnis budidaya bunga. Alhamdulillah respon dari masyarakat sangat baik ketika pandemi Covid-19 menghantam negeri ini,” ungkapnya, Kamis (24/12/2020).

Setelah sukses membuka lapak yang pertama di Kecamatan Yosowilangun, kini Rozi sudah mampu membuka lapak baru di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.

BACA JUGA :  Sedekah Centelan Sayur di Tengah Pandemi