Kopilot
Kakak kandung Fadly saat ditemui awak media. (Udin/PIJARNews.ID)

SURABAYA, PIJARNews.ID – dr. Juan Setiadi Zemiko Kakak sulung dari korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Fadly Satrianto mengaku ada firasat setelah kejadian yang menimpa adiknya.

Tepatnya di penghujung Bulan Desember 2020 lalu. Hal tak biasa dilakukan oleh tiga bersaudara itu.

Mereka sempat berfoto bersama keluarga. “Saya baru sadar setelah kejadian ini. Akhir bulan Desember sempet foto tiga generasi cowok semua,” ujarnya saat ditemui di RS Bhayangkara, Minggu (10/1/2021).

Zuli menyebutkan adiknya berkarir di Sriwijaya Air selama empat setengah tahun. Fadli sendiri dikenal pekerja keras dan paling dekat dengan sang ibu Ninik Andayani.

Ninik sendiri ditemani keluarga menjalani tes DNA. Juan berharap kedepan adiknya bisa ditemukan. “Tadi pagi kami harus melakukan pengambilan sampel tes DNA, darah dan rambut. Harapan kami kedepan data semua terangkum lengkap setelah ketemu korban adik kami bisa semoga berjalan lancar,” tandasnya.

Ibu Fadli ditemani sanak keluarga menuju Biddokkes Polda Jatim. Istri dari Sumarzen Marzuki ini tak hentinya menangis.

Mengenakan kerudung hitam, Ibu Fadli menjalani beberapa tes. Tampak wanita paruh baya ini juga ditenangkan oleh seorang wanita yang berada di sampingnya. Sebanyak lima orang menemani Ibu Fadli menjalani tes DNA tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko turut membenarkan adanya gelar tes DNA tersebut.

BACA JUGA :  1,5 Juta Vaksinasi Covid-19 untuk Nakes Diperkirakan Rampung di Akhir Februari

“Kami dari keluarga polda Jatim turut berbela sungkawa. Memang benar tadi dilaksanakan pengambilan tes DNA. Hasilnya nanti akan diberikan ke Jakarta,” kata Gatot setelah menemani keluarga Fadli. (din/mad)