Lamongan
Proses pembersihan enceng gondok di sungai Bengawan Njero. (Foto: Detik.com)

LAMONGAN, PIJARNews.ID – Seperti informasi BMKG tentang peringatan dini 3 harian Jawa Timur yang dimulai dari tanggal 10, 11, dan 12 Januari bahwa sebagian besar daerah di Jatim akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Ini menyebabkan beberapa desa di Lamongan terendam banjir.

Intensitas hujan lebat yang mengguyur Lamongan Selatan belakangan ini membikin 38 desa di 6 kecamatan sempat terendam banjir. Salah satu penyebabnya adalah Sungai Bengawan Njero yang berada di kecamatan Turi meluap. Keadaan ini diperparah dengan adanya eceng gondok yang tumbuh subur di Sungai Bengawan Njero.

Karenanya untuk mengatasi banjir yang kian meluas, Pemkab Lamongan mengerahkan backhoe amphibi untuk membersihkan eceng gondok, tentunya dengan dibantu warga sekitar yang turut serta membersihkan sungai, Senin (11/1/2021).

Bupati Lamongan Fadeli yang didampingi Kapolres AKBP Miko Indrayana dan Dandim Letkol Inf Sidik Wiyono mengapresiasi warga yang turut serta membersihkan sungai dari eceng gondok.

“Terima kasih kepada masyarakat yang turut serta membantu membersihkan eceng gondok, ini akan mempercepat jalannya air ke laut,” kata Fadeli saat meninjau pembersihan sungai dan kesiapan pompa air yang berada di Sluis Kuro, Karangbinangun.

Setelah melakukan peninjauan, Fadeli mengunjungi warga terdampak banjir di Desa Putatbangah Karangbinangun. Pada kesempatan itu Fadeli berpesan agar tetap menjaga kesehatan dan menaati protokol kesehatan.

BACA JUGA :  Banjir Lumpur Menerjang Beberapa Pemukiman di Bondowoso

“Mari agar tetap menjaga kesehatan. Di situasi pandemi ini kesehatan terus dijaga, memakai masker, mejaga jarak dan mencuci tangan. Lebih penting lagi atine seneng (hatinya senang),” pungkasnya.

Dalam kujungan tersebut, Fadeli juga menyalurkan sebanyak 300 paket sembako kepada warga kurang mampu yang terdampak banjir. (fzi/mad)