Dua Nelayan Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Giligenting

0
25
Sumenep
Proses pencarian di perairan Giligenting. (Udin/PIJARNews.ID)

SUMENEP, PIJARNews.ID – Pagi hari ini, Selasa (12/01), tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban tenggelam di perairan Giiligenting kabupaten Sumenep. Korban atas nama Hafik (21) dan Halipi (24) ditemukan dalam keadaan MD kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

“Pencarian hari kemarin memang sempat dihentikan karena terkendala cuaca namun pagi hari ini tim SAR gabungan dapat menemukan kedua korban dan diserahkan kepada masing-masing keluarga” jelas I Wayan Suyatna selaku Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya.

Sebelumnya upaya pencarian korban dilakukan dengan cara membagi tim SAR gabungan menjadi 3 SRU, yakni 2 SRU air dan 1 SRU darat. 1 SRU air menggunakan perahu karet BASARNAS melakukan pencarian dari titik koordinat 7°29’41” S – 112°22’33”E ke titik 07°27’44” S – 112°25’42” E.

Dengan menggunakan perahu karet BPBD Sumenep, SRU 2 melakukan pencarian dari titik koordinat 7°27’44” S – 112°25’42” E ke titik 07°26’43” S – 112°27’54” E. SRU darat melakukan penyisiran di sepanjang pantai dan penempatan personil pada beberapa cek point di jembatan guna melakukan pemantauan apabila korban terlihat di area pantai.

Selain tim rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, unsur SAR yang terlibat dalam pencarian ini antara lain BPBD Sumenep, Polsek Prenduan, Koramil Pragaan, Tagana Sumenep, Puskesmas Pragaan, Perangkat desa Prenduan, serta warga sekitar. (din/mad)

BACA JUGA :  Duka Banjir Besar di Kalsel, Persatuan Mahasiswa Kalimantan Selatan Galang Bantuan