Surabaya
Kepala SD Muhammadiyah 29 Five Days School Surabaya Jatim MA (kanan) menyerahkan 300 pieces masker kepada perwakilan TK Baitul Mukmin Siti Lailatum Musfiroh. (Yuda/PIJARNews.ID)

Reporter: Yuda

SURABAYA, PIJARNews.ID – Sebagai bentuk kepedulian terhadap pencegahan penyebaran virus corona, SD Muhammadiyah 29 Five Days School Surabaya menggelar kegiatan pembagian masker dan hand sanitizer, Jum’at (15/01/2021)

Sebanyak 2.700 pieces masker dibagikan ke sembilan sekolah taman kanak-kanak (TK) yaitu TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 22, TK ABA 38, TK ABA 61, TK ABA 64, TK ABA 66, TK Tapas Al-Falah, TK Baitul Mukmin, TK Al-Kalam, TK Insan Taqwa.

Sedangkan sebanyak 2.400 masker dan 16 hand sanitizer dibagikan ke delapan masjid dan musholla yaitu Masjid Al-Fattah, Masjid Al-Falah Simo, Masjid Al-Amin, Masjid At-Taqwa, Masjid Al-Huda, Masjid Al-Falah jalan Semarang, Masjid Al-Hikmah, Musholla Fastabiqul Khoirot.

Kepala SD Muhammadiyah 29 Five Days School Surabaya, Jatim MA menyatakan, tujuan diadakannya bakti sosial (baksos) bagi masker dan hand sanitizer ini adalah untuk meningkatkan hubungan antar lembaga, kepedulian terhadap wali murid TK yang kurang mampu sebagai sarana sosialisasi sekolah mengingat sekolah SD Muhammadiyah 29 Surabaya masih terbilang sekolah baru.

Selain itu juga bertujuan membangun sinergi dengan masjid dan musholla dibawah naungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan bentuk kepedulian terhadap protokol kesehatan warga disekitar masjid di wilayah kecamatan Sukomanunggal Surabaya.

“Saya berharap dengan terselenggaranya kegiatan baksos seperti ini bisa terjalin hubungan yang harmonis pihak SD Muhammadiyah 29 Surabaya dengan AUM seperti masjid, musholla dan sekolah TK di daerah kecamatan Sukomanunggal Surabaya”, ungkap Jatim.

BACA JUGA :  Wabub Dorong Batik Ecoprint Jadi Potensi Baru di Ponorogo

Siti Lailatum Musfiroh selaku perwakilan dari KB/TK Baitul Mukmin sangat berterima kasih atas bantuan 300 pieces masker yang diberikan pihak SD Muhammadiyah 29 Surabaya dan berharap semakin sukses dan mendapatkan siswa didik yang banyak.

“Kebetulan dua tahun ini lulusan TK kami banyak yang melanjutkan ke SD Muhammadiyah 29 Surabaya karena dari pengakuan beberapa wali murid, mereka sangat antusias dengan program unggulan sekolah ini yaitu Tahfidzul Qur’an”, tutup Siti Lailatum Musfiroh. (yud/mak/mad)