Malang
Petugas Satpol PP melakukan tindakan penyegelan atas kafe yang melanggar jam malam yang telah ditetapkan selama PPKM berlangsung. (Foto/Ulul Azmi)

MALANG, PIJARNews.ID – Kendati peraturan PPKM telah diterapkan secara ketat terkhusus di Kota Malang, masih ada kafe yang melanggar jam malam yang telah ditetapkan. Satpol PP akhirnya melakukan tindakan untuk menyegel sementara selama 14 hari kedepan, Sabtu (16/1/2021).

Sebelum menyegel kafe tersebut, Rahmat Hidayat selaku Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Tantribum) Satpol PP Kota Malang telah memberikan peringatan sebanyak 2 kali kepada pihak pengelola Kafe Kriwul atas pelanggaran jam malam selama PPKM berlangsung.

”Kafe Kriwul sudah diberi peringatan dua kali. Sehingga untuk yang ketiga kita lakukan penutupan sementara selama 14 hari,” ujarnya usai menyegel kafe.

Aksi penyegelan ini rupanya baru pertama kali dilakukan sejak penerapan PPKM dimulai 11 Januari 2021.

“[Penyegelan] ini baru pertama kali dilakukan selama PPKM di Kota Malang, dan kita akan pantau terus apakah dia ada pelanggaran ketiga, keempat dan seterusnya, itu nanti ada sanksi secara bertahap,” ujarnya.

Adapun sanksi pidana terhadap kafe atau warung makan yang tetap buka di atas jam malam yang telah ditetapkan saat PPKM berlangsung, maka akan terkena sanksi administrasi hingga sanksi pidana.

“Nanti kalau untuk sanksi pidananya adalah tindak pidana ringan maksimal 3 bulan dengan denda maksimal Rp.50 juta sesuai dengan peraturan daerah (perda) pemprov No. 2/2020. Untuk sanksi denda administrasi maksimal Rp. 100 juta, [denda administrasi] ini kita sesuaikan dengan pendapatan tempat usaha tersebut,” pungkasnya. (fzi/mad)

BACA JUGA :  Imlek di Tengah Pandemi, Klenteng di Surabaya Tiadakan Do'a Berjamaah dan Barongsai