BPBD Jember Fokus Pendataan dan Pendistribusian Bantuan Korban Banjir

0
39
Jember
BPBD Jember sedang koordinasi terkait pendistribusian bantuan. (Andi/PIJARNews.ID)

JEMBER, PIJARNews.ID –Lima hari paska banjir besar yang melanda Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, BPBD Jember fokuskan penanganan pada distribusi bantuan dan penerimaan bantuan bagi korban terdampak.

Pusdalops BPBD Jember Firman Arief Yanto, Senin (18/1/21) saat ditemui di posko bencana Balai Desa Wonoasri menjelaskan, berdasarkan pendataan akhir BPBD, korban banjir di Wonoasri mencapai 2.668 jiwa terdampak atau 870 KK.

Arief mengatakan, puluhan pengungsi sempat tinggal di pokso bencana yang terletak di kantor Desa setempat itu, namun setelah air surut, para pengungsi lebih memilih untuk pulang dan segera membersihkan rumahnya yang sempat terendam banjir selama 5 hari terakhir.

“Di hari kelima ini sudah tidak ada lagi pengungsi di posko bencana Balai Desa Wonoasri,” katanya.

Meski sudah tidak ada pungungsi BPBD Jember dan sejumlah relawan tetap bertahan di posko bencana dalam rangka giat pemulihan pasca banjir.

Sejumlah giat pemulihan yang dimaksud adalah pendataan bantuan dari sejumlah organisasi masyarakat dan pendistribusian bantuan ke seluruh warga korban banjir.

Pihaknya menyebut, hingga saat ini bantuan berupa sembako dan kebutuhan domestik lainya terus berdatangan. Bantuan itu, berasal dari berbagai macam organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul ulama.

“Karena pengungsi sudah pulang, jadi kami fokus pada pendataan dan pendistribusian logistik. Termasuk makanan siap saji,” ungkapnya.

Lebih jauh Arief menjelaskan, setiap harinya tim pendistribusian logistik makanan siap saji menyiapkan 8.000 bungkus nasi.

BACA JUGA :  Dampak Bencana Alam di Indonesia, ACT dan PJB Kirim Bantuan Kemanusiaan

“Nasi bungkus itu, tak hanya didistribusikan ke Desa Wonoasri tapi juga untuk Desa Curahnongko,” pungkasnya. (as/mad)