Ponorogo
Pengadilan Agama Ponorogo. (Sony/PIJARNews.ID)

PONOROGO, PIJARNews.ID – Sepanjang 2020 Pengadilan Agama (PA) Ponorogo, sudah memutus ribuan perkara perceraian, ada 1.769 perkara yang di putus di kantor PA.

Humas PA Ponorogo, Misnan Maulana, membeberkan bahwa angka tersebut turun di bandingkan dengan angka perceraian di tahun 2019, yang mencapai 2.069 kasus.

“Faktor ekonomi dan perselingkuhan masih menjadi faktor yang mendominasi terjadinya perceraian tersebut,” beber Misnan, Senin (18/1/2021).

Misnan juga merinci dari data tahun 2019, ada sebanyak 556 kasus cerai talak dan 1.513 cerai gugat. Sedangkan di tahun 2020, ada 449 kasus cerai talak dan 1.320 cerai gugat.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, perkara perceraian tahun 2020 yang lebih dominan dalam mengajukan permohonan perceraian dari pihak perempuan,” jelasnya.

Lebih lanjut, menurutnya rata-rata, orang yang mengajukan permohonan cerai diusia produktif. Yakni diatas umur 30 tahun dan dibawah umur 50 tahun. Pihaknya tidak tahu pasti, apakah turunnya angka perceraian di Ponorogo dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 yang melanda pada tahun lalu.

“Penurunan ini terkait pandemi atau tidak, kami ya belum tahu pastinya,” pungkasnya. (son/mad)

BACA JUGA :  SSB Tapak Bimo Berhasil Juarai HW Cup 2020