Jember
Agusta (baju biru) bertemu Faida (berdiri) saat sama-sama berkunjung ke lokasi banjir di Desa Wonoasari, Jember. (Andi/PIJARNews.ID)

JEMBER, PIJARNews.ID – Ketua Fraksi Pandekar (PAN, Demokrat, Golkar) DPRD Jember Agusta Jaka Purwana meminta Bupati Faida tidak egois dan bersedia duduk bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mengatasi bencana Banjir di Wonoasri, Kecamatan Tempurejo.

Agusta mengatakan, saat ini yang dibutuhkan oleh masyarakat Jember adalah langkah cepat Pemkab Jember dalam mengatasi bencana banjir yang terjadi disejumlah Kecamatan di Kabupaten Jember.

Menurutnya langkah cepat itu, dapat dilakukan dengan cara Bupati mengajak duduk bersama Forkopimda selanjutnya membuat kebijakan khusus tanggap darurat bencana sehingga segala macam kebutuhan perihal bencana dapat terpenuhi.

Diketahui saat ini, Pemkab Jember tidak memiliki anggaran untuk mengatasi bencana banjir lantaran APBD 2021 belum dibahas hingga pertengahan bulan Januari 2021.

Tak hanya itu, Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) tentang APBD 2021 yang diajukan Bupati Faida, sebagai pengganti APBD yang belum dibahas bersama DPRD Jember, ditolak oleh Gubernur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa pada akhir 2020 lalu.

Agusta menilai, tidak adanya anggaran pemerintah daerah untuk menangani banjir ini, karena keegoisan Bupati Faida yang sedari awal enggan membahas APBD 2021 bersama DPRD Jember.

Akibatnya, post anggaran yang harusnya dapat disalurkan kepada masyarakat korban banjir hingga saat ini nihil. Oleh karena itu,pada situasi banjir seperti saat ini, Agusta meminta agar Bupati tidak egois.

BACA JUGA :  Muncul Penolakan Satu Nama Formatur dalam Musyda V DPD PAN Pamekasan

“Bupati jangan Egois, ini (anggaran, red) tidak ada kan karena keegoisan Bupati yang tidak mau membahas APBD bersama kita (DPRD Jember, red). Sehingga bantuan kurang cepat teratasi,” ujarnya.

Lebih jauh politisi partai Demokrat ini menyampaikan, di internal DPRD Jember sendiri telah membahas langkah strategis mengatasi banjir, dan telah melaporan kondisi Jember yang tidak memiliki anggaran penanganan banjir kepada pemerintah Provinsi Jawa timur

Agusta menambahkan, untuk membantu korban bencana banjir di Wonoasri, dirinya bersama partai Demokrat sudah turun untuk mendistribusikan bantuan langsung ke rumah-rumah warga terdampak.

Diberitakan sebelumnya, pasca hujan deras yang melanda hampir sebagian wilayah Jember mulai Senin sore (18/1/21) hingga Selasa dini hari (19/1/21), Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo kembali terendam banjir. (as/mad)