Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Lakukan Sosialisasi Verifikasi Validasi Data SNMPTN

0
44
Surabaya
Pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan secara virtual. (Udin/PIJARNews.id)

SURABAYA, PIJARNews.id – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menggelar sosialisasi mengenai Verifikasi dan Validasi Data untuk jalur pendaftaran SNMPTN dan SNMPN 2021 oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbud (PUSDATIN) Kemendikbud.

Kepala Bidang Data dan Statistik Pendidikan Kemendikbud L. Manik Mustikohendro menyampaikan tentang tata kelola data yang nantinya SNMPTN mengambil data pendaftar dari PUSDATIN sebagai data awal, sedangkan SNMPN sudah menerapkan pengambilan data pendaftar dari PUSDATIN pada tahun 2020. ”Pada amanat UUD 45, pasal 31 tertulis setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, poin satu ini menjadi kata kunci bahwa bagaimana kita memastikan warga negara mendapat pendidikan dengan cara melakukan pendataan kepada setiap siswa atau peserta didik seluruh Indonesia,” ungkap Manik.

Saat hendak mendaftar SNMPTN maupun SNMPN data tersebut didapat dari satu referensi yang dinamakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) khusus guru. Dan nantinya NISN akan dikaitkan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sehingga data dari setiap siswa harus benar dan sesuai dengan data kependudukan.

Tujuan adanya verifikasi dan validasi untuk memastikan data peserta didik unik dan tunggal dalam artian data siswa tidak terduplikasi. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa data ini terintegrasi dengan baik, sehingga saat siswa melanjutkan sekolah dengan jenjang lebih tinggi data record tersebut tetap terjaga dengan baik, hal ini dinamakan dengan Rekam Didik.

Staff Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Ismail Yusuf mengatakan tentang proses verifikasi validasi data peserta didik untuk memastikan peserta didik terdata dengan baik. Karena sumber data berasal dari produsen data yaitu Dapodik dan juga dari EMIS. Data tersebut di integrasikan ke Pusdatin maka akan masuk proses verifikasi validasi.

Untuk permasalahan yang sering terjadi dalam pengisian verifikasi dan validasi data pihak sekolah adalah inkonsistensi antara semester ganjil ke semester genap dan tentunya akan berpengaruh sehingga data tersebut akan tertangkap oleh residu-residu data PUSDATIN. Dan dengan adanya residu dalam pengisian verifikasi dan validasi data dapat mempengaruhi kuota saat pendaftaran SNMPTN. Oleh sebab itu, pihak sekolah harus dapat memastikan terlebih dahulu bahwa data yang di input sudah valid.

BACA JUGA :  Sejumlah PPK di Surabaya Turun ke Jalan, Ada Apa?

“Biasanya permasalahan dalam verifikasi dan validasi data terdapat pada siswa bermasalah dalam hal administrasi, serta masalah-masalah ini timbul hanya dari beberapa siswa saja yang dari awal tidak mengikuti aturan administrasi dengan benar sehingga berakibat pada data siswa tersebut,” ujar Manik.

Selain itu, pada sosialisasi ini juga mengenalkan departemen yang ada di PENS. Diantaranya Departemen Teknik Elektro, Departemen Teknik Informatika dan Komputer, Departemen Mekanika Energi, dan Departemen Teknologi Multimedia Kreatif. Mulai dari pengenalan program studi dari masing-masing departemen, mata kuliah keahlian yang diajarkan hingga partner industri.

Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Zainal Arief menyampaikan pendaftaran dan seleksi tahun ini dilakukan secara online, maka masyarakat terutama peserta didik diminta untuk cermat dan teliti dalam mencari informasi seputar jalur penerimaan mahasiswa baru jalur vokasi. “Supaya tidak salah dalam memilih jalur penerimaan, peserta didik diharapkan untuk mengakses informasi yang tertera pada laman LTMPT untuk jenjang sarjana terapan dan Pusat Informasi Politeknik Negeri Se-Indonesia melalui laman http://politeknik.or.id/,” ungkap Zainal Arief.

Beliau berharap bisa memberikan informasi yang lebih komperhensif sebelum siswa atau peserta didik memilih program studi yang diinginkan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) serta mengingatkan agar selalu melihat jadwal pelaksanaan baik itu di SNMPTN maupun di SNMPN agar tidak terlewat batas waktu pendaftaran. Khususnya SNMPTN yang jadwal pendaftaran lebih singkat dan perlu menjadi perhatian, tentunya juga jadwal SNMPN jenjang Diploma 3  diperhatikan batas akhir dari setiap program. (din/mad)