Tekan Penularan Covid-19, 75 Persen ASN Pemkab Ponorogo Akan Terapkan WFH

0
56
Ponorogo
Pemkab Ponorogo akan menerapkan WHF untuk ASN. (Sony/PIJARNews.id)

PONOROGO, PIJARNews.idMenyusul dengan naiknya status zona merah pada Minggu (17/1/2020) , Pemerintah Kabupaten Ponorogo berencana menambah jumlah presentase Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan Work From Home (WFH). Langkah ini diambil untuk menekan angka penularan Covid 19.

Kepala BPKSDM (Badan Pengembangan Kepegawaian Sumber Daya Manusia) Ponorogo, Winarko Arief Tjahjono, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang menyiapkan surat terkait jumlah kuota ASN yang WFH dan WFO (Work From Office).

“Masih disiapkan suratnya, rencananya nanti ASN yang WFH sebanyak 75 persen dan WFO 25 persen” kata Winarko, Rabu (20/1/2020).

Winarko juga menjelaskan bahwa kebijakan WFH sudah diberlakukan sejak Ponorogo masuk zona oren, namun jumlahnya 50 persen WFH dan 50 persen WFO. Kini seiring naiknya status Ponorogo menjadi zona merah perlu ada penyesuaian baru.

“Untuk pelaksanaan kebijakan ini masih menunggu persetujuan dari bapak Bupati,” imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan bahwa nantinya 75 persen ASN yang WFH tersebut berlaku di seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di luar bidang kesehatan dan pendidikan, karena bukan menjadi kewenangannya.

“Untuk pola penerapan WFH dan WFO disesuaikan dengan kondisi dari masing masing OPD,” bebernya.

Lebih lanjut, dirinya juga menyebut para ASN yang WFH diwajibkan untuk melakukan absen foto setiap 2 jam sekali. Selain itu penerapan WFH ini tidak mempengaruhi tunjangan kinerja dari ASN. “Karena pada prinsipnya mereka tetap bekerja hanya saja tidak di kantor tapi dari rumah,” pungkasnya. (son/mad)

BACA JUGA :  ASN dan Jurnalis di Blitar Akan Mendapatkan Giliran Vaksin Covid-19 di Akhir Februari