Jember
Warga membersihkan sisa tanah longsor. (Andi/PIJARNews.id)

JEMBER, PIJARNews.id – Hujan deras di Dusun Karang Kebun, Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo, mengakibatkan longsor di daerah tebing wilayah setempat. Akibat longsor itu, Musholla yang berada di bawah tebing tertimpa material tanah dan bebatuan.

Sehingga mengakibatkan jebol tembok pada bagian tempat imam. Beruntung dalam musibah tersebut tidak sampai jatuh korban, karena saat kejadian warga setempat usai melakukan ibadah Shalat Dzuhur.

“Terjadi longsor di wilayah tebing Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo, dengan kemiringan kurang lebih 80 derajat. dengan material tanah dan bebatuan yang jatuh dari ketinggian tebing kurang lebih 10 meter dan lebar 5 meter,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo saat dikonfirmasi wartawan, Rabu sore (20/1/2021).

Akibat dari musibah longsor itu, kata Heru, tembok bagian barat Musholla setempat jebol dan rusak.

“Karena kejatuhan tanah dan bebatuan. Tepat di bagian imam solat. Sehingga mengalami rusak cukup parah. Alhamdulillah saat kejadian sejumlah warga usai mengerjakan shalat, jadi tidak ada korban,” sambungnya.

Kerusakan cukup parah dan jebolnya tembok musala cukup besar. “Perkiraan yang jebol temboknya tinggi kurang lebih 2 meteran dan lebar 3 sampai 4 meter. Selain itu material longsor mengakibatkan tanah bercampur lumpur memenuhi bagian pekarangan warga,” ujarnya.

Namun tidak sampai berdampak pada rumah warga. “Karena tepat di depan Musholla ada rumah warga tempat tinggal Bu No (Asiyati). Hanya lumpur bercampur bebatuan yang mengotori pekarangan,” Ungkapnya.

BACA JUGA :  Pengusaha Muda di Bojonegoro Siap Mendukung Program Bupati

Selanjutnya terkait musibah longsor itu, kata Heru, anggota Mapolsek Ledokombo bersama Anggota Koramil setempat membantu membersihkan longsoran.

“Juga dibantu relawan dari BPBD Jember dan relawan lainnya, juga 15 orang warga. Untuk saat ini masih dilakukan pemantauan di lokasi bencana. Sebagai langkah antisipasi khawatir ada longsor susulan,”Katanya.

“Tidak sampai ada warga yang dievakuasi, saat ini terpantau dalam keadaan aman Kondusif, apabila ada perkembangan nanti akan kami sampaikan lebih lanjut,” pungkasnya.(as/mad)