Makan bersama, usai konferensi pers ke sejumlah awak media

PIJARNEWS.ID – Aroma Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 sudah mulai menyeruak. Tak terkecuali Pilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya sudah menghangat. Pilkada serentak yang akan dilaksanakan 23 September 2020 itu akan diikuti 9 Pemilihan Gubernur, 224 Pemilihan Bupati dan 37 Pemilihan Walikota, total berjumlah 270 kepala daerah.

Di Kota Surabaya misalnya, berbagai figur mulai bermunculan untuk merebut kursi  nomor satu di Kota Pahlawan. Baik dari kalangan Politisi, akademisi, ormas maupun Perseorangan.

Kiranya dibutuhkan sosok yang tepat untuk menggantikan Tri Rismaharini yang begitu melekat dengan masyarakat Kota Surabaya dengan berbagai pencapaian prestasi selama memimpin Kota Pahlawan ini.

“Wali Kota ke depan, memiliki tantangan serius untuk menjadikan Kota Surabaya semakin maju dan modern tanpa meninggalkan kearifan lokal yang ramah, guyup dan penuh gotong royong,” kata Rohim S.Hi dalam gelaran Diskusi Malam yang diselenggarakan oleh Jaringan Muda Pengawal Demokrasi (JAMPAD), Selasa (9/7/2019).

Rohim S.Hi juga Tokoh Muda Muhammadiyah menilai bahwa pembangunan Kota Surabaya belum sepenuhnya mengacu pada budaya. Menurutnya, modern bukan hanya berarti pembangunan gedung megah semata. Namun, penting menghadirkan juga melibatkan budaya dalam pembangunan Kota.

“Banyaknya kampus dan mahasiswa di Kota ini, setidaknya modal penting pembangunan kebudayaan adi luhung,” ujarnya yang mengaku belum melihat tanda-tanda itu.

Hal senada juga disampaikan Musaffa’ Safril Pemuda Anshor. Dia melihat bahwa modernisasi bukan hanya pada pembangunan fisik. Melainkan cara pandang termasuk layanan sistem informasi yang mudah, saling terintegrasi.

BACA JUGA :  Empat Wakil Rektor UMM Dilantik, Ini Pesan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah

“Kota yang dianggap modern adalah dimana masyarakatnya mudah mencari informasi. Jadi bukan hanya perkara fisik,” tambah mantan Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur itu.

Melalui surveinya, JAMPAD telah merilis beberapa nama yang dianggap layak menjadi Wali Kota Surabaya penerus Tri Rismaharini. Diantaranya, akademisi Muda UINSA Khubby Ali Rohmat, Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi, Politisi PKB Arzetti Bilbina, dan Tokoh Muda Pemuda Muhammadiyah Zainul Masduki. (HR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here