Pendididikan Karakter dan Pendidikan Berkarakter

0
96
Pendidikan
Pendidikan | PIJARNews.id

Pendidikan karakter adalah segala upaya untuk mengarahkan, melatih, memupuk nilai-nilai baik agar menumbuhkan kepribadian yang baik, dan bijak sehingga dapat memberi kontribusi yang positif kepada lingkungan masyarakat luas. Tujuan yang ingin diraih dari pendidikan karakter adalah untuk mendorong peserta didik agar mampu secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, dan mengkaji. Selain itu menginternalisasikan dan mempersonalisasikan nilai-nilai karakter dan akhlak mulia juga perlu agar terwujud dalam perilaku sehari-hari.

Arah Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang membagi fokusnya terhadap dua hal, yaitu ilmu pengetahuan dan pengembangan karakter individu yang dalam hal ini lebih ditekankan kepada sikap, perilaku dan cara berpikir individu. Pendidikan karakter berperan penting dalam membatasi langkah dan perilaku individu agar tidak melanggar norma dan hal-hal lain yang bertentangan dengan budaya masyarakat.

Lingkungan yang Mendukung Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter sangat baik jika diterapkan sejak dini dengan sasaran anak-anak agar terbentuk pribadi yang memiliki pandangan dan ideologi sendiri. Pendidikan karakter tidak harus diberikan di lingkungan sekolah, namun keluarga juga sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter peserta didik. Selain keluarga, lokasi bermain pun demikian berpengaruh. Cara mengajar di kelas perlu ada inovasi. Pendidikan karakter anak harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga, kemudian sekolah dan tempat bermain. Apa yang diperoleh anak dalam kegiatan sehari-harinya bisa diperbaiki ketika dirumah.

Dalam hal ini orang tua harus mendidik anaknya agar memiliki karakter sendiri. Pendidikan karakter tidak harus masuk dalam kurikulum pendidikan. Ini hanyalah proses dari perbaikan sistem nilai dan akhlak di indonesia. Jika pendidikan karakter dimassukkan dalam kurikulum, maka hal tersebut akan sangat berkaitan dengan norma-norma yang yang ada dan lebih mendekati pendidikan agama.

Manfaat Belajar Pendidikan Karakter

Kelahiran pendidikan karakter dapat dianggap sebagai upaya untuk menghidupkan kembali ideal spiritual. Foerster ilmuan pernah berkata bahwa tujuan utama pendidikan adalah untuk membentuk karakter karena karakter adalah evaluasi dari seseorang atau individu dan masing-masing karakter dapat memberikan kekuatan persatuan dalam mengambil sikap dalam setiap situasi.

Pendidikan karakter dapat digunakan sebagai strategi untuk mengatasi pengalaman yang selalu berubah untuk membentuk identitas yang solid setiap individu, dalam hal ini dapat dilihat bahwa tujuan dari pendidikan karakter adalah untuk membentuk sikap yang dapat membawa kita ke arah kemajuan tanpa konflik dengan norma yang berlaku.

Keprihatinan di Indonesia

Pendidikan karakter di indonesia semakin menjadi pusat perhatian dalam dunia pendidikan. Hal ini disebabkan karena penurunan moral para penerus bangsa yang semakin mengkhawatirkan. Tidak sedikit kasus-kasus beredar tentang turunnya moral anak bangsa. Mulai dari perlakuan yang tidak sopan kepada gurunya, tawuran, dan tindak asusila. Berbagai masalah ini lah yang membuat perhatian pemerintah semakin tertuju pada pendidikan berkarakter.

BACA JUGA :  Manifestasi Kesadaran Ekologi untuk Kini dan Nanti

Pendidikan berkarakter merupakan upaya sadar yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang untuk menginternalisasikan nilai-nilai pada seseorang yang lain sebagai pencerahan agar peserta didik mengetahui, berfikir, dan bertindak secara bermoral dalam menghadapi setiap situasi. Tujuan dari pendidikan berkarakter adalah untuk membentuk pribadi seseorang menjadi manusia yang baik.

Namun usaha yang dilakukan oleh pemerintah terhadap peserta didik sepertinya tidak sejalan dengan apa yang dilakukan oleh orang-orang pendidikan berkarakter. Namun usaha yang dilakukan pemerintah terhadap peserta didik sepertinya tidak sejalan dengan apa yang dilakukan oleh orang-orang disekitar lingkungannya, terutama lingkungan sekolah. Tidak sedikit guru-guru yang mendidik memberikan contoh yang tidak baik kepada peserta didik.

Alternatif Solusi

Padahal karakter dari seorang tenaga pendidik sangat berperan penting dalam pembentukan karakter seorang anak. Jadi guru tidak hanya memberikan pemahaman kepada peserta didik. Guru juga harus memberikan pemahaman tentang bagaimana karakter yang baik itu, bagaimana seharusnya kita sebagai manusia itu berperilaku, dan guru juga harus memberikan contoh yang baik pula kepada peserta didik. Agar sosialisasi yang diberikan terkait pendidikan karakter dapat berjalan dengan sempurna.

Peserta didik seharusnya juga memiliki kemampuan dalam membandingkan mana perilaku yang baik dan mana perilaku yang tidak baik. Jadi, guru dan siswa harus bekerja sama dalam agar pendidikan karakter di Indonesia berhasil. Semakin berkembangnya teknologi, setiap negara dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan agar dapat bersaing dengan negara lain. Selain dari segi kualitas pendidikannya, negara juga dituntut menciptakan para generasi muda yang berkarakter. Oleh karena itu penting untuk diadakan pendidikan karakter yaitu, metode pendidikan yang juga mengajari berperilaku dewasa.

Indonesia semakin banyak menghasilkan manusia yang tidak berkarakter, terbukti dengan banyaknya bermunculan para koruptor. Kasus korupsi yang terjadi di indonesia tidak dapat disangkal merupakan hasil dari proses pendidikan yang ada. Pendidikan karakter hendaknya terfokus pada pengembangan keterampilan dan sikap individu agar nantinya terbentuk sumber daya manusia yang memiliki karakter.

Editor: Amanat

BACA: Pembaca PIJARNews.id Menulis