Lamongan Kekurangan Guru PAI di Semua Tingkatan Sekolah

0
70
Lamongan
Setiap tahunnya Lamongan kekurangan guru Pendidikan Agama Islam. (Ilustrasi: Pixabay/Isiddique)

LAMONGAN, PIJARNews.id – Hingga saat ini, kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan membutuhkan setidaknya 994 guru pendidikan agama Islam (PAI) untuk jenjang SD hingga SMA sederajat.

Dari jumlah kebutuhan tersebut, baru terpenuhi 385 guru PAI. Masduki Yasin selaku Kasi Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan mengatakan hampir setiap tahun terjadi kekurangan guru PAI di Kota Soto ini.

Adapun guru-guru yang mengajar saat ini berstatus pegawai negeri sipil (PNS), non-PNS, dan non-PNS impassing.

“Paling tidak butuh dua kali lipat [guru PAI]. Perekrutan di tingkat pemerintah tidak memenuhi kuota sebab yang mengajukan formasi guru PAI PNS dari kementrian yang berbeda yaitu Kemenag dan Kementrian Pendidikan. Tahun 2019 sempat ada perekrutan guru PAI oleh Pemkab Lamongan sejumlah 19 orang, tapi berstatus DPK (diperbantukan),’’ terangnya, Rabu (20/1/2021).

Menurutnya, kebutuhan guru PAI di setiap lembaga sekolah disesuaikan dengan rombongan belajar yang ada. Asumsinya, per 100 siswa membutuhkan tiga guru PAI. “Setiap guru juga diberi target mengajar 24 jam per minggu agar bisa mendapatkan sertifikasi,’’ ujarnya.

Ia tidak mempermasalahkan guru PAI yang ada saat ini merangkap mengajar di lembaga lain. Ia juga mempersilakan lembaga-lembaga pendidikan untuk merekrut guru PAI sendiri apabila membutuhkan. (fzi/mad)

BACA JUGA :  Kalangan Pelajar di Lamongan Bergerak Membuka Donasi hingga Bagikan Masker