Tetapkan Pasangan Terpilih, KPU Jember Dapat Apresiasi

0
85
Jember
Jajaran Komisioner KPU Jember bersama Bupati - Wakil Bupati Jember terpilih, serta Bawaslu Jember seusai Rapot Pleno Penetapan. (Andi/PIJARNews.id)

JEMBER, PIJARNews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember telah menetapkan Hendy Siswanto dan Balya Furjaun Barlaman atau Gus Firjaun sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilkada 2020, Jumat (22/1/2020).

Penetapan tersebut, menandai berakhirnya proses tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) kabupaten Jember tahun 2020.

Pada Pilkada kali ini, KPU mendapatkan tantangan baru lantaran berlangsung ditengah pandemi covid-19. Dimana pandemi tersebut, mengharuskan masyarakat dilarang berkerumun dan diminta untuk tetap dirumah saja.

Meksi demikian, KPU Jember dapat melaksanakan pilkada secara aman, lancar, dan kondusif. Bahkan tingkat partisipasi masyarakat pada pilkada Jember tahun 2020 meningkat.

Atas keberhasilannya tersebut, Komisioner KPU Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro yang turut hadir dalam rapat pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati, mengapresiasi kinerja KPU Jember. Gogot mengatakan, Pilkada Jember menjadi Pilkada yang disoroti oleh publik karena berbagai macam dinamikanya.

Namun dengan catatan tidak adanya gugatan pasca Pilkada, tidak adanya kluster penyebaran covid-19 di Pilkada, kemudian adanya peningkatan partisipasi pemilih menunjukan kinerja KPU Jember yang diketuai ini oleh Mohammad Syai’in cukup bagus dan layak diapresiasi.

“Banyak orang menyoroti Pilkada Jember, tapi hasilnya saat ini bisa ditetapkan dan tidak ada gugatan, tidak mencatatkan kluster covid baru,” ungkapnya.

Gogot menyebut, KPU Jember mampu menjawab tantangan partisipasi dari Pilkada 2015 sebanyak 52,16 persen meningkat menjadi 58,51 persen.

BACA JUGA :  Tes Seleksi Program Beasiswa Guru Madin di Bojonegoro

Pantauan PIJARNews.id, selama proses tahapan Pilkada, KPU Jember selalu menerapkan protokol kesehatan. Seperti membatasi jumlah undangan, menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer, serta memperketat penggunaan masker bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses Pilkada. (as/mad)