Mengenal Kebersihan dari Sudut Pandang Islam

0
71
Kebersihan
Kebersihan | PIJARNews.id

Islam adalah agama yang sempurna. Tidak ada hal dalam kehidupan kita melainkan Islam yang telah memberikan arahan dan petunjuknya. Salah satu aspek kehidupan yang menjadikan perhatian Islam adalah thaharah (kesucian atau kebersihan). Kebersihan merupakan unsur pokok dalam mewujudkan kesehatan yang merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia.

Kebersihan Bagian dari Iman dan Kenikmatan

Hidup sehat dan bersih akan mengantarkan Islam untuk dapat bekerja dan beribadah dengan lancar. Hal ini dalam rangka menunaikan kewajiban sebagai hamba Allah SWT dan Rasulullah SAW tentang prinsip kebersihan. Kesucian dan kebersihan merupakan bagian dari kesempurnaan nikmat yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya. Rasulullah SAW mengaitkan kebersihan itu sendiri dengan keimanan seseorang.

Rasulullah SAW bersabda:

الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ

“Kebersihan sebagian dari iman”, (HR.Muslim).

Dalam hadits di atas dikatakan bahwa kebersihan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari keimanan, oleh sebab itu orang yang tidak menjaga kebersihan sama dengan telah mengabaikan sebagian dari nilai-nilai keimanan. Kebersihan dalam Islam mempunyai aspek ibadah dan aspek moral, karena itu sering juga di pakai kata thaharah yang artinya bersuci.

Kebersihan adalah salah satu bagian penting di dalam Islam, kebersihan dan kesucian merupakan bagian dari kesempurnaan nikmat yang diberikan Allah kepada hamba-Nya, karena bersih merupakan modal awal dari hidup sehat, kesehatan merupakan nikmat yang tidak ternilai harganya.

Allah SWT berfirman Q.S. Al-Maidah: 6

مَا يُرِيۡدُ اللّٰهُ لِيَجۡعَلَ عَلَيۡكُمۡ مِّنۡ حَرَجٍ وَّلٰـكِنۡ يُّرِيۡدُ لِيُطَهِّرَكُمۡ وَ لِيُتِمَّ نِعۡمَتَهٗ عَلَيۡكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُوۡنَ

“Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur”.

Upaya Pemerintah Indonesia dalam Mengatasi Kebersihan

Di Indonesia program Adipura telah dilaksanakan selama beberapa tahun dan sempat terhenti ketika terjadi reformasi. Adipura adalah sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan. Program tersebut kini dilanjutkan kembali dengan membaginya menjadi 4 kategori kota yakni: kota metropolitan, kota besar, kota sedang, dan kota kecil.

Penghargaan ini cenderung lebih menilai kebersihan kota dari sudut pandang fisik kota seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adipura, bahwa lokasi pantau antara lain: perumahan, sarana kota, sarana tranportasi, perairan terbuka, sarana kebersihan serta pantai wisata.

Kebersihan amat erat kaitannya dengan kesehatan, ketika seseorang perduli dan tanggap akan kebersihan, maka kesehatannya pun akan terjaga pula. Agama kita, yaitu Islam sungguh luar biasa dalam memberikan perhatian terhadap persoalan kesehatan. Karena kesehatan merupakan salah satu unsur penunjang utama dalam melaksanakan berbagai hal, baik itu bekerja maupun dalam pelaksanaan aktivitas ibadah kepada Allah SWT. Kita diperintahkan untuk bersih sebab islam ingin menjaga aspek kebersihan terhadap diri manusia.

BACA JUGA :  Bina Kader, PDM Kota Madiun Adakan Baitul Arqom

Sebagaimana yang disampaikan Imam asy-syatibhi dalam Kitabnya Fi Ushul Al-Ahkam, bahwa tujuan kehadiran agama Islam dalam rangka menjaga agama, jiwa, akal, jasmani, harta dan keturunan. Oleh karena itu dalam melaksanakan tujuan kehadiran agama Islam tersebut, kesehatan memegang peranan yang sangat urgen. Tanpa adanya kondisi kesehatan seseorang, maka dengan sendirinya berbagai upaya untuk memenuhi kewajiban pokok akan sulit dilaksanakan.

Langkah Mudah dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan

Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa kesehatan merupakan modal pokok dalam mencapai tujuan kehadiran agama. Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan berkaitan dengan kebersihan lingkungan ini:

  1. Menjaga kesehatan sumber air: Hendaklah kita selalu menjaga kebersihan sumber air, seperti sumur, kolam, sungai, dan lain-lain, karena air itu akan kita gunakan sebagai sumber air minum, mencuci, mandi dan sebagainya. Air yang tercemar akan menyebabkan lahirnya berbagai penyakit seperti diare, malaria, dan lain-lain.
  2. Mencuci/bersuci dengan air yang suci: Dalam masalah bersuci dari hadas dan najis. Islam sangat menekankan penting air yang suci untuk membersihkan berbagai kotoran yang ada di tubuh dan pakaian kita, karena kalau air itu sendiri tidak bersih bagaimana ia akan membersihkan benda yang kotor. Oleh sebab itu Islam telah mengarahkan umatnya untuk selalu menggunakan air yang suci lagi menyucikan dalam bersuci.
  3. Menjaga kesucian tempat yang ramai dikunjungi orang: Menjaga kebersihan tempat yang banyak dikunjungi orang sangat penting karena jika saja tempat itu kotor dan menjadi sarang penyakit, maka akan sangat mudah menjangkiti banyak orang dalam waktu yang bersamaan.

Oleh karena itu, marilah kita sadari betapa pentingnya arti kebersihan itu, sehingga kita dapat menjadi cerminan bagaimana seharusnya seorang muslim itu menjaga kebersihan diri dan lingkungannya. Semoga nantinya kita mampu mengaplikasikan perintah agama yang menginginkan umatnya untuk peduli terhadap kebersihan diri serta lingkungan, dan kita mau memulai dari diri sendiri serta mampu menularkannya terhadap orang lain.

Editor: Amanat

BACA: Pembaca PIJARNews.id Menulis