Petani Sayur
Petani Sayur | PIJARNEWS.ID

MOJOKERTO, PIJARNEWS.ID – Bakoel Sayur Online, sebuah bisnis startup yang melayani jual-beli sayur online telah menerima bantuan bibit sayur dari Sulis, seorang tokoh masyarakat Desa Tarik, Mojokerto. Rencananya, bibit ini juga akan diberikan kepada petani sayur binaan Bakoel Sayur di wilayah Sidoarjo dan Mojokerto.

Heri Kiswanto selaku Co Founder Bakoel Sayur menjelaskan betapa pentingnya sinergitas antara Bakoel Sayur dan petani dalam meningkatkan mutu pangan. Oleh karena itu pihaknya juga menjalin kemitraan dengan beberapa petani lokal. Tujuannya yaitu untuk memotong distribusi mata rantai penjualan yang panjang. Petani langsung dipertemukan ke pembeli tanpa harus ke tengkulak terlebih dahulu, sehingga harga tidak terlalu jatuh.

“Perlu adanya jejaring strategis yang progresif dengan petani sayur. Sebab petani bukan lagi obyek dari proses perdagangan, kini saatnya petani berdaya dan menjadi subyek dari mata rantai perdagangan,” katanya, Kamis (21/1/2021).

Perlu diketahui bahwa Bakoel Sayur Online ini didirikan oleh para aktivis kepemudaan dan buruh, Bakoel Sayur menegaskan, pihaknya sebagai platform atau media jual-beli dalam jaringan (daring) yang mengedepankan asas manfaat dan komitmen untuk mengedukasi masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang dan petani.

M. Gufron selaku Brand Manager Bakoel Sayur Online mengatakan bahwa, pada triwulan pertama tahun 2021, Bakoel Sayur akan berkomitmen mengembangkan pasarnya hingga Surabaya dan Gresik.

“Kami fokus ke asas manfaat seperti memberi bantuan, informasi harga pasar, edukasi, hingga digitalisasi petani dan pedagang. Kami juga punya Bakoel Sayur Foundation sebagai sayap sosial yang akan fokus untuk memberi bantuan sosial kepada para mustadhafin,” ujar M. Gufron.

Aplikasi Bakoel Sayur Online sendiri dirintis pada bulan Desember 2019. Platform jual-beli sayuran online ini memang terbilang baru. Puncaknya, saat kondisi lockdown muncul karena Covid-19, frekuensi penjualan kian meningkat. Masyarakat sangat butuh jasa antar sayur untuk mencukupi kebutuhan dapur.

Galih Pribadi salah satu Founder Bakoel Sayur turut menjelaskan tentang perkembangan Bakoel Sayur yang mengalami peningkatan juga tantangan dalam masyarakat.

“Lancar, pelanggan tetap mulai terbentuk. Edukasi pelanggan kita tingkatkan, penambahan vitur nanti di triwulan kedua, 3 bulan yang lalu fokus menambah vitur resep masakan. Misal ibu-ibu mau masak soto: apa aja yang diperlukan/dibeli, tinggal klik, semua list bahan masakan sudah tersedia,” terangnya.

BACA JUGA :  MIND ID, Antam, & Tesla Akan Bersinergi dalam Proyek Baterai Listrik Pekan Depan

Ia pun mengungkapkan, bulan Januari ini Bakoel Sayur akan menjalin relasi dengan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) dalam meningkatkan mutu marketing Bakoel Sayur Online.

“Bulan ini [kami] bekerjasama dengan UMSIDA untuk membangun website [dengan domain] www.bakoelsayur.co.id,” ujarnya.

“Kalau [jumlah] pelanggan ada peningkatan, tapi daya beli yang menurun drastis. Biasanya [pelanggan] belanja 100 ribu, sekarang 50 ribu. [Hal ini dikarenakan] mungkin resesi ekonomi dan banyaknya PHK,” ujarnya saat diwawancara via WhatsApp.

Bakoel Sayur
Dokumentasi Bakoel Sayur Online | PIJARNEWS.ID

Ia pun menjelaskan Bakoel Sayur terus mengalami perbaikan dalam penyajian. Selain itu, pihaknya akan bersinergi dengan praktisi lintas bidang hingga Institusi Perguruan Tnggi. Hal ini diupayakan semata-mata untuk mengembangkan lini bisnis dan pangsa pasar Bakoel Sayur, serta sebagai wadah pemberdayaan petani lokal.

“Kalau [jenis] sayuran baru nggak ada, cuma penyajianya aja [yang berbeda]. Ini bulan depan kita menjajaki kerjasama dengan kawan-kawan praktisi dan akademisi tata boga untuk inovasi pangan. Termasuk menggandeng beberapa kampus untuk kerjasama di wilayah IT dan teknologi pangan, sekarang baru menggandeng para petani sayur. Kamis lalu (21/1) kita mendapat bantuan benih sayur. Benih sayur ini nantinya kita sebar di┬ámitra petani,” ujar pria asal Desa Tarik, Mojokerto ini.

Soal jumlah karyawan, Galih menjelaskan ada 15 orang yang bekerja di startup Bakoel Sayur. Jumlah ini tidak berubah semenjak Bakoel Sayur didirikan.

Bagi siapapun yang ingin memesan sayur-mayur dengan mutu terjamin kebersihan dan kandungannya, Bakoel Sayur Online dapat diakses melalui playstore android.

“Kita punya platfrom sendiri, aplikasi sendiri, dan website sendiri. [Pengguna android] bisa mendownload langsung di palystore,” pungkasnya.

Lebih lanjut, bagi yang ingin mengetahui ulasan pelayanan, harga hingga promo apa saja yang ada di Bakoel Sayur Online, bisa langsung kunjungi akun Facebook Bakoel Sayur: bakoelsayur. (fzi/mad)