Surabaya
Seorang Penyintas Covid-19 sedang mendonorkan Plasma Konvalesen di UTD PMI Surabaya, Selasa sore (26/1/2021),. (Rama/PIJARNEWS.ID)

SURABAYA, PIJARNEWS.ID – Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Surabaya, Jalan Embong Ploso, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, mencatat, hampir 1200 orang telah mendonorkan plasma konvalesennya.

dr. Martono Adi Kabag Pelayanan dan Humas, merinci, untuk jumlah kantongnya mencapai sekitar 3600. Perhari sekitar 25 orang yang mendonor dengan menghasilkan 75 bag. Itu artinya satu orang bisa mengeluarkan plasma konvalesennya sebanyak 3 orang.

“Sudah ada penerima konvalesen. Banyak malahan. Justru mereka antri. Mungkin kisaran yang minta sekitar 100 an dalam satu hari,” ungkap dr Adi, Selasa sore (26/1/2021).

Terapi plasma konvalesen menurut dr Martono Adi, cukup bagus. Ia mencontohkan, dari bulan maret lalu, ada 5 pasien yang diteliti kemudian dimasukan plasma konvalesen.

“Ternyata berhasil. Nah terbukti bahwa permintaan plasma konvalesen ini kan banyak. Artinya banyak yg berhasil,” ungkap dr Martono.

“Artinya semacam upaya untuk penyembuhan. Plasma Konvalesen ini untuk terapi, kalau vaksin kan untuk pencegahan,” imbuhnya.

dr Martono berpesan, bagi penyitas covid supaya mendonorkan plasma, ini akan diberikan kepada pasien covid 19. Karena diluar sana masih membutuhkan plasma konvalesen.

“Jangan takut, karena covid 19 tidak menular melalui donor darah,” pungkasnya.

Terapi Plasma Konvalesen merupakan salah satu upaya yang dilakukan dengan cara memberikan plasma dari penyintas Covid 19 kepada pasien yang masih dalam perawatan.

BACA JUGA :  Pemeliharaan Papan Skor Stadion Surajaya Dianggarkan Rp 50 Juta

Ada beberapa syarat guna menjadi pendonor plasma darah konvalesen. Yakni, pernah terkonfirmasi positif Covid 19, sembuh dari Covid 19 dan swab negatif dua kali berturut turut, bebas keluhan minimal 14 sampai 28 hari, mempunyai kadar antibodi yang cukup, donor diutamakan laki laki, serta umur 17 sampai 60 tahun. (ram/mad)