Alami Kendala, 5 ABK TB Mitra Jaya XIX Masih Belum Ditemukan

0
84
Gresik
Proses pencarian ABK TB Mitra Jaya XIX hingga hari ketiga, belum membuahkan hasil. (Udin/PIJARNEWS.ID)

GRESIK, PIJARNEWS.ID – Upaya pencarian lima anak buah kapal TB Mitra Jaya XIX yang tenggelam setelah mengalami tabrakan dengan KM Tanto Bersinar di Perairan Gresik, Jawa Timur, pada Sabtu, 23 Januari 2021, belum membuahkan hasil. Hingga hari ketiga pencarian, Selasa (26/1), tim penyelam belum bisa masuk ke dalam TB Mitra Jaya XIX yang tenggelam karena beberapa kendala.

Bangkai TB Mitra Jaya XIX yang semula ditemukan terbalik sudah ditarik ke perairan yang lebih dangkal di dekat Pelabuhan Ketapang, Kabupaten, Sampang, Madura. Regu penyelam dari Basarnas Surabaya, Ditpolairud Polda Jatim, dan KPLP Tanjung Perak kemudian dikerahkan untuk mencari lima ABK yang diduga masih terjebak di dalam tugboat tersebut.

Namun, hingga dua hari penyelaman, tim masih belum bisa memasuki tugboat tersebut karena beberapa kendala. “Tim selam masih kesulitan masuk ke dalam kapal karena pintu utama (kanan) masih terkunci dari dalam. Kuncinya berbentuk slot,” kata Direktur Polairud Polda Jatim, Kombes Pol Arnapi melalui WhatsApp.

Sementara pintu yang terbuka di sisi kiri ruang utama telah rata dan berada di dasar laut sehingga juga tidak bisa dibuka. Di sisi lain, lanjut Arnapi, jarak pandang di dalam air hanya satu meter karena lumpur naik ketika gelombang naik. “Di dalam kapal juga banyak benda-benda terapung yang juga terjebak di dalam,” ujar Arnapi.

BACA JUGA :  Memasuki Hari Keempat Pencarian Korban Longsor di Sumedang, 16 Korban Jiwa Ditemukan

Karena kendala itulah tim berkoordinasi dengan pihak Kesyahbandaran untuk meminta pemilik TB Mitra Jaya XIX agar menyediakan peralatan untuk membalikkan bangkai kapal dalam posisi normal. Opsi lainnya ialah pemilik menyediakan kapal crane untuk mengangkat dan menggeser tugboat nahas tersebut. “Atau melakukan pengelasan bawah air untuk membuka pintu,” tandas Arnapi.

Selain melakukan penyelaman ke bangkai TB Mitra Jaya XIX yang tenggelam, tim gabungan juga melakukan penyisiran di perairan sekitar kecelakaan untuk mencari kelima ABK malang itu, jika kemungkinan terbawa arus, bukan terjebak di dalam tugboat. Namun, penyisiran hingga kini juga belum membuahkan hasil.

TB Mitra Jaya XIX yang menggandeng Tongkang Makmur Abadi V berangkat dari Pelabuhan Sungai Puting, Kalimantan Selatan, pada 11 Januari 2021, dengan tujuan Pelabuhan Gresik. Sesampai di Perairan Karangjamuang, Gresik, pada Sabtu dini hari, 23 Januari 2021, kapal itu diduga ditabrak KM Tanto Bersinar yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Lima orang selamat, sementara lima lainnya hilang. (din/mad)