Dilantik sebagai Kapolri, Ini Pesan PP Muhammadiyah

0
71
Haedar Nashir Ketua Umum PP Muhammadiyah. (Foto: Pikiran Rakyat Bekasi)

JAKARTA, PIJARNEWS.ID – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, berpesan, sebagai Kapolri Baru, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dapat menunaikan tugas utama Kepolisian untuk memelihara keamanan, dan ketertiban masyarakat.

“Penegakkan hukum, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat baik dengan tugas yang sifatnya preventif maupun yang bersifat kuratif,” kata Haedar, saat menerima silaturahim Jenderal Listyo Sigit secara virtual, Jum’at (29/1/2021).

Haedar juga menyebutkan, sebagai organisasi besar yang berdiri sebelum Indonesia merdeka, Muhammadiyah terus meneguhkan komitmen untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), lahir dari semangat keagamaan menyatu dengan kebangsaan.

“Baik ketika perjuangan kemerdekaan maupun setelah Indonesia merdeka, bahkan di dalam momen-momen sejarah yang krusial, Muhammadiyah berada di garis depan,” tutur Haedar.

Masih kata Haedar, Muhammadiyah tanpa banyak bicara membangun Indonesia dengan nyata untuk pendidikan, mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun kesejahteraan umum, dan juga membawa Indonesia yang sejalan dengan Pancasila.

“Yakni menjadikan bangsa Indonesia itu beragama dan menjalankan agama yang moderat, menyatukan dan membawa kemajuan. Karena itu, ketika kami menjalankan tugas keagamaan, itu bagian dari membina warga bangsa. Serta menjalankan agama dengan baik, termasuk dalam hal toleransi yang tentu harus ditingkatkan,” jelas Haedar.

Jakarta
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo disambut dengan ramah oleh Perwakilan PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (29/1/2021). (Rama/PIJARNEWS.ID)

Ketika ada problem gesekan antar umat beragama maupun dengan bangsa, atau bahkan mungkin juga dengan aparat. Muhammadiyah selalu mengedepankan pentingnya persatuan, perdamaian dan keutuhan bangsa.

BACA JUGA :  Silaturahmi ke PP Muhammadiyah, Kapolri Berharap Terus Ada Sinergi dengan Ulama

“Bahkan tentang kebhinekaan kami tidak banyak kata. Sejak lama Muhammadiyah membangun kawasan timur Indonesia melalui bidang pendidikan dan kesehatan,” terang Haedar.

Haedar berharap, Kapolri bisa merekatkan kesatuan umat dan bangsa. Sekaligus, bisa melakukan ikhtiar penegakkan hukum berbasis pada keadilan.

“Kami yakin Pak Kapolri Insyallah bisa membawa dan merekatkan kebangsaan dan keindonesiaan serta nilai-nilai keagamaan yang luhur,” tutup Haedar. (ram/mad)