Kucing
ILUSTRASI. Kasus jagal kucing kini telah sampai pada pengantongan nama pelaku. (Pexels/Tranmauritam)

­MEDAN, PIJARNEWS.ID – Polsek Medan Area hingga kini masih menelusuri kasus jagal kucing. Kasus ini viral setelah salah seorang pemilik kucing mempostingnya di media sosial.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Rianto mengatakan, pihaknya kini telah mengantongi nama pelaku. Diduga pelaku berinisial NS, warga Jalan Tangguk Bongkar VII, Medan.

“Korban sudah membuat laporan, dan baru hari ini kita mau melengkapi saksi-saksi lah, siapa yang kemarin kawannya Sonia (korban) dan terus apa keterangannya. Mudah-mudahan bisa cepat ada titik temunya. Terduga pelaku satu orang si NS itulah,” ujar Rianto, Jumat (29/1/2021).

Rianto menjelaskan saat petugas melakukan penyelidikan ke lokasi penjagalan, mereka menemukan anggota tubuh kucing. Namun, yang ditemukan petugas itu bukan bagian dari kucing milik Sonia. Korban sudah menguburkan kepala kucingnya.

Menurutnya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 302 KUHP karena menganiaya binatang. Pasal ini dinilai terlalu ringan.

“Tapi bisa juga kita kenakan Pasal 362 KUHP, pencurian, karena kucingnya ini kucing persia dan ada nilainya. Pencurian ini kan memiliki seluruh atau sebagian, dia mau memiliki karena dagingnya dijual,” sambungnya.

Kasus jagal kucing ini mengemuka setelah Sonia yang kehilangan kucing mendapat informasi soal kasus pencurian hewan peliharaan.

“Kemudian dicarinya, terakhir dapat dan jumpa di daerah Tangguk Bongkar itu ya. Terus dibukanya dalam satu goni ditemukan dia, diduga kepala kucingnya. Jadi, kemarin dia nggak tahu siapa pencurinya, cuma setahu dia yang diduga pelaku itu rumahnya di situ dan semua orang tahu dia tukang jagal kucing,” kata Rianto.

BACA JUGA :  Sukses Mendarat, Rover Perseverance Milik NASA Siap Eksplorasi Planet Mars

Awalnya, Sonia melapor ke Polsek Percut Sei Tuan. Tapi di situ, Sonia disarankan ke Polsek Medan Area, dengan alasan lokasi kejadian bukan wilayah hukum mereka.

“Cuma pas mau laporan ada orang ketawa, karena dengan ada jagal kucing, mungkin orang geli mendengarnya. Itu manusiawi. Disitulah kan banyak orang, ngurus segala macam, dan berpakaian preman. Jadi, pulanglah dia dan nggak jadi ke Polsek Medan Area, dipostingnya di IG, makanya viral,” pungkas Rianto. (fzi/mad)