Pesawat Batik Air Alami Pengalihan Lepas Landas

0
26
Batik air
Ilustrasi Pesawat Batik Air (Batikair.com)

JAKARTA, PIJARNEWS.ID – Maskapai Penerbangan Batik Air dengan nomor ID-6362 membawa 77 penumpang dewasa, dan satu anak-anak, lepas landas pukul 07.35 WIB serta diperkirakan tiba pada 08.45 WIB, Sabtu (30/1/2021).

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, menuturkan, penerbangan dari rute Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK) tersebut, tujuan Semarang melalui Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Jawa Tengah (SRG) telah dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

“Batik Air penerbangan ID-6362 dipersiapkan secara baik. Pesawat yang dioperasikan Boeing 737-800NG, registrasi PK-LBZ, sudah menjalani pemeriksaan sebelum keberangkatan (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (airworthy for flight),” tuturnya,

Pada saat mendekati Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani, lanjut Danang, pilot mendapat informasi dari petugas pengatur lalu lintas udara mengenai perubahan kondisi cuaca yang kurang baik bad weather, yaitu curah hujan tinggi.

Untuk mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan dikarenakan jarak pandang pendek yang tidak memenuhi persyaratan keamanan pendaratan, pilot memutuskan melakukan pengalihan pendaratan (divert) di Bandar Udara Internasioal Adi Soemarmo Solo, di Boyolali, Jawa Tengah (SOC). Batik Air penerbangan ID-6362 mendarat pukul 08.45 WIB.

“Setelah mendapatkan informasi bahwa jarak pandang di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani sudah memenuhi kualifikasi lepas landas dan mendarat, maka Batik Air mempersiapkan kembali penerbangan ke Semarang menggunakan nomor ID-6362D,” ungkap Danang.

BACA JUGA :  Bertemu Warga Morokrembangan, Cak Ji Perkuat Arahan dan Program Wali Kota Surabaya

Batik Air penerbangan ID-6362D mengudara dari Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo pukul 11.05 WIB dan sudah mendarat di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani pada 11.35 WIB.

Batik Air meminimalisir dampak yang timbul, agar penerbangan Batik Air lainnya tidak terganggu. (ram/mad)