Banjir Rendam 13 Desa dan Kelurahan di Jember

0
38
Jember
Evakuasi warga yang terdampar banjir di Jember. (Foto/Dok.BPBD Jember)

JEMBER, PIJARNEWS.ID – Hujan deras yang mengguyur Jumber dengan intensitas lebat dan dalam jangka waktu yang cukup ini mengakibatkan banjir di 13 desa dan kelurahan, Sabtu (30/1/2021).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Jawa Timur mencatat sebanyak 436 rumah warga di daerah aliran sungai (DAS) Bedadung terendam banjir. Ketinggain air terpantau lebih dari satu meter.

“Data sementara sebanyak 436 rumah warga, satu fasilitas pendidikan dan dua fasilitas ibadah terkena dampak banjir akibat luapan Sungai Bedadung. Petugas terus bergerak melakukan pendataan,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo.

Hujan deras yang mengguyur sejumlah kawasan di Jember selama beberapa jam menyebabkan Sungai Bedadung meluap hingga merendam ratusan rumah warga yang berada di sekitar DAS Bedadung, bahkan terdapat satu rumah di bantaran sungai dilaporkan hanyut diterjang derasnya air.

“Berdasarkan data, banjir melanda di 13 desa dan kelurahan yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Jember, namun sejauh ini kami belum mendapatkan laporan adanya korban jiwa dan mudah-mudahan tidak ada,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD Jember, warga yang terkena dampak banjir akibat luapan Sungai Bedadung sebanyak 278 kepala keluarga atau 1.106 jiwa. Mayoritas warga yang dievakuasi di antaranya lansia, ibu-ibu dan balita.

“Tagana Dinas Sosial Jember juga mendirikan dapur umum di UPT Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) untuk mendistribusikan makanan kepada warga yang terkena dampak banjir,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Penyebab Banjir di Jember, Akademisi UNEJ: Tutupan Lahan Mulai Gundul

Berdasarkan data BPBD Jember, kawasan yang terkena banjir yakni Desa Jelbuk di Kecamatan Jelbuk terdapat 12 rumah, kemudian di Desa/Kecamatan Kalisat banjir menggenangi Ponpes Nurul Qur’an dengan ketinggian air 100 cm dan 20 rumah, serta warung.

Banjir juga menggenangi Perumahan Puri Antirogo di Desa Patemon, Kecamatan Pakusari dengan jumlah 19 rumah terendam banjir, selanjutnya di Kelurahan/Kecamatan Patrang, Kampung Durenan Kecamatan Patrang, Gladak Kembar di Kecamatan Sumbersari.

Kemudian Kelurahan Kepatihan di Kecamatan Kaliwates, Kecamatan Pakusari dan Jalan Bengawan Solo di Kecamatan Sumbersari, Perumahan Villa Indah Tegalbesar, dan Desa/Kecamatan Rambipuji.

Hingga Sabtu pagi beberapa lokasi banjir sudah mulai surut, namun warga tetap siaga satu untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi adanya banjir susulan seiring dengan curah hujan yang masih tinggi di Jember. (fzi/mad)