RPM Bagikan Donasi Pakaian dan Makanan kepada Anak Jalanan

0
81
RPM
Dari kanan: Agung Wahyu Ketua Bidang Pembinaan dan Pengasuhan bersama Cahyo Ramadhani Sekretaris RPM, membagikan pakaian dari donatur kepada orang tua anak jalanan binaan di seputaran Jalan Sasak Ampel Surabaya. (Yuda/PIJARNEWS.ID)

SURABAYA, PIJARNEWS.ID – Kepala Rumah Pintar Matahari (RPM) Krembangan Surabaya membagikan puluhan pakaian dan minuman kemasan kepada anak-anak jalanan dan orang tua binaan RPM di seputaran jalan Sasak Ampel Surabaya, Sabtu malam (30/1/2021).

Hadir rombongan pengurus dari RPM sekitar pukul 20.30 WIB yaitu kepala RPM Luki Darmawan, sekretaris RPM Cahyo Ramadhani, ketua bidang pembinaan dan pengasuhan Agung Wahyu, beserta wakil pengasuhan Ayu Dwi.

Ruana salah satu orang tua anak jalanan binaan RPM yang tinggal di bantaran sungai Jembatan Merah Plaza (JMP) kemudian pindah ke daerah Srengganan Surabaya dan mempunyai tiga anak bersekolah di SMK Muhammadiyah 1 Kapasan, SD Negeri Srengganan, dan SD Miftahul Ulum Surabaya mengaku sangat senang sekali mendapatkan pakaian dan minuman kemasan dari para donatur.

“Saya sangat senang sekali mendapatkan bantuan dari Rumah Pintar Matahari, ketiga anak saya sekolah pun juga dibantu pihak RPM mulai dari buku tulis, perlengkapan sekolah, dan biaya sekolahnya”, ungkap Ruana.

“Saya berharap Rumah Pintar Matahari semakin banyak yang mau menjadi donatur tetap, sehingga bisa membantu kami para orang tua dan anak-anak jalanan”, harapanya.

Sementara itu, Kepala RPM Luki Darmawan mengungkapkan, hari Sabtu malam kali ini RPM membagikan banyak sekali pakaian maupun minuman kemasan dari para donatur untuk dibagikan kepada para anak jalanan dan orang tua binaannya.

BACA JUGA :  Kini UN dan Ujian Sekolah Tak Lagi Jadi Syarat Kelulusan Siswa

“Alhamdulillah, kami sampaikan banyak terima kasih kepada para donatur terutama bapak Anjar sekeluarga yang mendonasikan banyak sekali pakaian dan juga minuman kemasan. In syaa Allah akan sangat bermanfaat dan berkah bagi anak-anak jalanan dan orang tua binaan kami”, pungkas Luki. (yud/mad)