Lion Air
Tampilan Interior Kursi Penumpang Pesawat Lion Air jenis Airbus 330-900NEO registrasi PK-LEQ. (Rama/PIJARNEWS.ID)

TANGERANG, PIJARNEWS.ID – Lion Air sudah mempersiapkan secara optimal seiring rencana pengoperasian Airbus 330-900NEO, meliputi pilot, awak kabin, teknisi, layanan di darat, pusat pelatihan dan hal-hal lainnya.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, menyebutkan, pesawat Airbus 330-900NEO Lion Air akan difungsikan sebagai mengakomodir layanan penerbangan, yang memerlukan waktu tempuh lebih dari 13 jam perjalanan udara tanpa henti jarak jauh long haul. Serta memperkuat operasional di pasar penerbangan domestik.

“Pemilihan dan pengoperasian Airbus 330-900NEO menjadi bagian dari langkah strategis Lion Air guna mendukung pengembangan bisnis, penerbangan berkonsep low cost carrier, dengan menawarkan tren perjalanan udara jarak jauh,” kata Danang.

Sehingga, lanjut Danan, berkesan sejalan menjawab dinamika kebutuhan permintaan pasar angkutan udara, serta upaya meyakinkan bahwa terbang itu aman.

Seluruh armada dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di dalam kabin dan menyaring lebih dari 99,9% jenis virus, kuman, serangga dan bakteri.

“Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Untuk udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat,” imbuhnya.

Peningkatan kegiatan kebersihan, dan sterilisasi pesawat udara Lion Air secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC), dijalankan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT), dan di berbagai basis bandar udara (base station) dimana pesawat Lion Air berada.

BACA JUGA :  Lion Air Group Perluas Layanan Kemudahan Rapid Test Antigen

Pesawat ini memiliki keunggulan di kelasnya dalam upaya meningkatkan kinerja operasional, telah dibekali perangkat modern serta tingkat keandalan yang menghadirkan nilai lebih bagi maskapai dan penumpang.

“Di antaranya, menurunkan biaya operasi didukung teknologi generasi baru A350 XWB terlihat dari lekukan ujung sayap rentang hingga 64 meter, 25% lebih efisien rasio penggunaan bahan bakar per kursi, aerodinamis, mesin generasi terbaru, sistem baru, teknologi kokpit WI-FI Tablet EFB, layar head-up ganda dalam pencegahan runway overrun serta common type rating,” jelas Danang.

A330-900NEO didesain tata letak lorong ganda hingga 436 kursi penumpang, menyediakan kenyamanan kabin paling senyap di kelasnya, menambah fitur utama dari kabin airspace, desain baru kompartemen bagasi kabin yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan barang bawaan di kabin.

“Armada Lion Air terus tumbuh dengan pengoperasian jenis pesawat terbaru, Lion Air optimis bahwa peluang atau pasar penerbangan itu masih ada serta terbuka,” pungkas Danang. (ram/mad)