250 Nakes dan Karyawan RSUD dr Harjono Ponorogo Batal Divaksinasi

0
65
Ponorogo
Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, dr. Maden Jeren. (Sony/PIJARNEWS.ID)

PONOROGO, PIJARNEWS.ID – Proses vaksinasi yang dilakukan RSUD dr. Harjono Ponorogo terpaksa diberhentikan sementara, Senin (1/2/2021). Penghentian vaksinasi tersebut menyebabkan 250 tenaga kesehatan (Nakes) dan karyawan gagal menerima suntikan vaksin Covid-19.

“Sebenarnya proses vaksinasi sudah berjalan, namun ada instruksi dari Dinas Kesehatan untuk penghentian sementara proses vaksinasi,” ungkap Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, dr. Made Jeren.

Made mengatakan tidak tahu secara persis alasan dihentikannya vaksinasi tersebut oleh Dinkes.

“Kemungkinan untuk nanti tahap kedua, karena vaksinasi tidak boleh putus, harus sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan,” kata Made.

Sejatinya vaksinasi di RSUD dr. Harjono Ponorogo sendiri dijadwalkan selesai, Minggu (31/1/2021) kemrin, dengan jumlah sasaran sebanyak 635 karyawan.

Namun ternyata, RSUD kembali mendapatkan tambahan jatah vaksin sejumlah 1.153 dosis vaksin Sinovac, sehingga sasaran vaksinasi juga ikut bertambah menjadi 936 karyawan.

“Sampai saat ini ada 663 karyawan yang sudah menerima vaksin atau sekitar 70 persen dari total seluruh karyawan RSUD,” imbuh Made.

Made juga menjelaskan bahwa sisa 490 vaksin tersebut saat ini disimpan dalam cold storage yang berada di RSUD dr. Harjono.

“Kita simpan dahulu sesuai instruksi, nantinya sisa vaksin tersebut bisa digunakan untuk vaksinasi tahap kedua nanti,” tutup Made Jeren. (son/mad)

BACA JUGA :  Tinjau Vaksinasi Serentak di Malang, Kapolri Optimis Target 2 Juta Per Hari Tercapai