Ponorogo
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, drg. Rahayu Kusdarini. (Sony/PIJARNEWS.ID)

PONOROGO, PIJARNEWS.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo memilih untuk menyimpan sisa Vaksin untuk vaksinasi tahap kedua nanti. Langkah ini diambil setelah tidak adanya kepastian terkait datangnya Vaksin untuk tahap kedua.

“Untuk vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan (nakes) kita hentikan sementara, sisa Vaksin tersebut kita simpan untuk vaksinasi tahap kedua nanti,” kata Kepala Dinkes Rahayu Kusdarini, Senin (2/01/2021).

Seperti diketahui Kabupaten Ponorogo mendapatkan 7.080 dosis vaksin Sinovac dari pemerintah pusat yang digunakan untuk vaksinasi bagi nakes tahap pertama. Sementara nakes yang telah terdaftar berjumlah 4.790 orang, sedangkan 600 diantaranya batal mendapatkan suntikan vaksin.

“Nakes yang batal ini ya karena penyintas, mengidap penyakit yang mengharuskan tidak divaksinasi, menyusui dan nakes yang lagi hamil,” imbuh Irin sapaan karibnya.

Irin menyampaikan bahwa, hingga saat ini Dinkes Kabupaten Ponorogo sudah memvaksinasi sebanyak 3.352 nakes. Selain itu untuk mengamankan vaksinasi tahap kedua, dirinya membatasi maksimal hanya 3.540 orang, dengan asumsi dosis kedua sudah tersedia. Karena saat ini pihaknya masih belum mendapatkan kepastian datangnya vaksin untuk tahap kedua.

“Karena vaksinasi pertama tanggal 27 Januari maka vaksinasi dosis kedua akan dilaksanakan pada 10 Februari makanya kita amankan terlebih dahulu,” jelas Irin.

Irin juga menambahkan bahwa Vaksinasi dosis kedua ini menjadi sangat penting untuk mengoptimalkan kerja vaksin Covid-19. Sebab menurut penelitian pakar, kekebalan baru optimal ketika sudah vaksinasi sebanyak dua dosis.

BACA JUGA :  BAD PDPM Lumajang, Khoirul Abduh Bahas Tantangan Dakwah dalam Segala Lini

“Kalau ada kiriman vaksin lagi, maka sisa Nakes yang sudah terdaftar tapi belum mendapatkan vaksin akan kami lanjutkan kembali vaksinasinya,” pungkasnya. (son/mad)