Gunung Merapi Kembali Muntahkan Lava Pijar Sejauh 900 Meter

0
32
Merapi
Lava pijar merapi dipotret dari arah Turgo. (Twitter/Jogja_Uncover)

YOGYAKARTA, PIJARNEWS.ID – Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur sekira 900 meter yang mengarah ke arah barat daya, arah hulu Kali Krasak, dan Boyong pada pukul 00.00-06.00 WIB, Rabu (3/2/2021).

Menurut Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, selama periode pengamatan itu Merapi juga mengalami 24 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-21 mm selama 13-109 detik dan satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 7 mm selama 16 detik.

“Asap tidak teramati keluar dari puncak kawah Gunung Merapi, yang selama periode pengamatan dinaungi awan mendung dan diliputi angin yang bertiup lemah ke arah selatan,” kata Hanik.

Pada periode pengamatan Selasa, 2 Februari pukul 00.00-24.00 WIB, Gunung Merapi tercatat sebanyak 10 kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 800 meter ke arah barat daya dengan deformasi yang terukur dari Pos Babadan rata-rata 0,3 cm per hari dalam tiga hari.

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Guguran lava dan awan panas Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah sektor selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Apabila terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau radius 3 km dari puncak gunung. (fzi/mad)

BACA JUGA :  Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Surabaya Tingkatkan Kemampuan Satgas