Sawah
Kondisi Sawah yang terdampak banjir. (Sony/PIJARNEWS.ID)

PONOROGO, PIJARNEWS.ID – Puluhan hektar sawah di Kabupaten Ponorogo yang terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur Ponorogo, sejak Rabu (3/2/2021) sore hingga petang terancam puso atau gagal panen.

Medi Susanto Kabid Tanaman Pangan Holtikultura, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo mengatakan dari data yang ia terima, saat ini total ada 83 hektar sawah yang terdampak banjir, akibat hujan deras dan meluapnya aliran sungai di berbagai wilayah Ponorogo.

“Yang terdampak banjir total ada 83 hektar, rata-rata usia padi tersebut sekitar 50 – 60 hari,” jelas Medi.

Medi merinci sawah yang terdampak banjir, yakni di Kelurahan Madusari 10 hektar, Brahu 3 hektar, Ngabar 1 hektar, Beton 10 hektar, Kepatihan 22 hektar, Pakunden 5 hektar, Surodikraman 6 hektar, dan Paju 28 hektar.

“Yang terparah di Kelurahan Paju 28 hektar, karena memang lokasinya dekat dengan bantaran sungai,” imbuh Medi.

Medi menyebutkan bahwa puluhan tanam padi tersebut juga terancam puso jika selama 3 hari ke dapan air tidak juga surut, terlebih saat ini intensitas hujan sedang tinggi.

“Tanaman padi kan posisinya sudah tinggi umur 50-60 hari. Jika cuaca membaik kemungkinan bisa selamat, kalo belum surut kemungkinan besar padi bisa busuk,” tutup Medi. (son/mad)

BACA JUGA :  Pasca Kekeringan, Pemdes Temon Ponorogo Lakukan Penghijauan