Terpilih sebagai Ketua Ombusman, Mokh Najih Akan Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat

0
56
Mokh. Najih
Mokh. Najih, S.H. M.Hum., Ph.D, Dosen Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini, terpilih sebagai Ketua Ombudsman RI setelah melewati uji kelayakan dan kepatutan. (Rama/PIJARNEWS.ID)

MALANG, PIJARNEWS.ID – Mokh. Najih, S.H. M.Hum., Ph.D, terpilih menjadi ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) pada periode 2021-2026. Dalam proses pemilihan yang dilakukan oleh Komisi II DPR Kamis (28/01/2021), Dosen Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini, terpilih setelah melewati uji kelayakan dan kepatutan.

Menurut Najih, ia memiliki alasan mendasar atas keputusannya mencalonkan diri sebagai anggota ORI periode 2021-2026. Yakni, sebagai akademisi yang bertanggung jawab dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Proses ini menjadi bagian dari pengabdian saya kepada masyarakat,” tuturnya, Jum’at (5/2/2021)

Najih juga melihat, data dari ORI di tahun 2019-2020 menunjukkan indeks pelayanan publik dengan kualitas yang belum memuaskan. Sehingga, hal tersebut menjadi alasan untuk turut serta berperan meningkatkan kepercayaan, dan kepuasan masyarakat.

“Melihat data tersebut, ORI harus menjadi lembaga yang dapat merawat kepuasaan publik. Mengingat ORI memiliki peran strategis maka sebagai akademisi saya perlu ambil peran,” terang pria kelahiran Lamongan ini.

Najih merasa perlu berproses dalam keanggotaan ORI yang akan menjadi medan pengabdian kader Muhammadiyah, Hal ini selaras dengan slogan Universitas Muhammadiyah Malang, dari Muhammadiyah untuk bangsa.

“Keputusan untuk menjadi anggota ORI juga akan membuka jalan bagi kader Muhammadiyah lainnya untuk melaksanakan pengabdian,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Ilmu Pemerintahan UMM, Yana Syafriyana Hijri, S.IP., M.IP. menyebut, alasan Najih maju dalam pusaran ORI tidak hanya berdasarkan data kepuasan pelayanan publik yang sangat rendah. Peran dari dosen Hukum bidang Pidana tersebut sangat dibutuhkan mengingat Najih telah menjadi akademisi selama 35 tahun. Melalui pengalamannya tersebut, Najih diharapkan dapat membawa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah melalui ORI.

BACA JUGA :  Pemenangan Pilkada 2020, Kukuhkan DPC Wanita Persatuan Pembangunan di Tuban

“Dengan terpilihnya Najih ini merupakan salah satu komitmen kepedulian UMM terhadap kualitas layanan publik. Najih juga menjadi representasi dari akademisi kampus yang turut andil dalam membenahi tata kelola pelayanan sektor publik yang masih belum memberikan capaian memuaskan bagi masyarakat,” jelas Yana.

Dua kali menerima penghargaan Satya Lencana Karya Sastra, tuntas Yana, merupakan bukti bahwa Najih adalah pribadi yang memiliki integritas tinggi dalam bidang pengabdiannya. Pengalaman menjadi Dekan Fakultas Hukum dan Kepala Program Studi Magister Hukum UMM juga menjadi salah satu bekal kuat Najih untuk memimpin lembaga negara sekaliber Ombudsman. (ram/mad)