86,8 Persen Nakes di Probolinggo Telah Divaksin dan Sisanya Tidak Lolos Skrining

0
22
Vaksin
Tenaga Kesehatan Dinkes Kabupaten Probolinggo saat proses vaksinasi Covid-19 beberapa waktu lalu. (Foto/ Diskominfo Probolinggo)

PROBOLINGGO, PIJARNEWS.ID – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap 1 dosis 1 bagi tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Probolinggo belum tuntas. Hingga saat ini tercatat, nakes yang hadir untuk disuntik vaksin Sinovac sebanyak 3.264 orang. Tetapi, hanya 2.721 orang nakes yang penuhi syarat untuk divaksinasi.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Dewi Vironica mengatakan, tidak semua nakes bisa menerima vaksinasi. Karena nakes yang hendak divaksin harus menjalani screening di meja dua. Hasilnya, dari total sasaran hanya 2.721 orang nakes (86,8 persen) yang penuhi syarat untuk disuntik vaksin.

”Nakes yang dapat melanjutkan vaksinasi sebanyak 2.721 orang dari total sasaran. Selain itu, didapatkan sebanyak 222 orang atau 7,1 persen ditunda dan 357 orang atau 11,4 persen tidak dapat diberikan vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Dewi menjelaskan, mereka (nakes) yang ditunda ini karena beberapa penyakit seperti flu, batuk dan lain sebagainya. Sementara nakes yang tidak diberikan terbanyak disebabkan pernah menjadi orang terkonfirmasi positif Covid-19, hamil/menyusui.

”Ada juga nakes yang tidak dapat disuntik vaksin karena memiliki komorbid yang tidak direkomendasikan untuk diberikan vaksin Sinovac,” ujarnya, Minggu (7/2/2021).

Ia menerangkan pelayanan vaksinasi Covid-19 dilakukan di 34 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Yakni di 33 puskesmas dan 1 RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Dari 34 fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat melayani vaksinasi Covid-19, ada 2 fasyankes yang tingkat capaian vaksinasinya sudah di atas 100 persen dari tingkat kehadiran tenaga kesehatan. Yakni Puskesmas Wangkal dan Puskesmas Leces.

BACA JUGA :  Usai Divaksin Tahap 2, Bupati Pamekasan Testimoni di Depan Peserta

Di Puskesmas Wangkal, tingkat kehadirannya mencapai 57 orang atau 121,3 persen dari total sasaran 47 orang. Dari tingkat kehadiran tersebut, 57 orang atau 121,3 persen sudah divaksin dan 10 orang atau 21,3 persen tidak dapat diberikan vaksinasi Covid-19.

Sementara Puskesmas Leces, tingkat kehadirannya mencapai 58 orang atau 134,9 persen dari total sasaran 43 orang. Dari tingkat kehadiran tersebut, 47 orang atau 109,3 persen sudah divaksin dan 11 orang atau 25,6 persen tidak dapat diberikan vaksinasi Covid-19. (fzi/mad)