Foto: Staduim General dalam Diklat Jurnalistik oleh KJI, dihadiri Komisioner KPU RI dan Ketua KPU Jatim. (Dok. Pribadi)

SURABAYA | PIJARNEWS.ID – Kedai Jambu Institute (KJI) mengadakan Diklat Jurnalistik sebagai upaya mendidik dan menjaring para calon jurnalis untuk mengembangkan media online PIJARNews.ID. Acara bertempat di Hotel Nite & Day, Jl. Mastrip No.41 E Surabaya, dengan diikuti peserta terbatas sebanyak 40 undangan dari setiap daerah Provinsi Jawa Timur, diklat ini berlangsung selama dua hari, Sabtu – Minggu (28-29/09/2019).

Dengan mengangkat tema “Membangkitkan Nalar Sehat”, diklat ini merupakan agenda kedua setelah Workshop Riset di Wonosalam Jombang yang pernah diadakan KJI beberapa waktu yang lalu. Hal tersebut dijelaskan oleh M. Khoirul Abduh M.Si, selaku penasehat KJI yang hadir dalam pembukaan acara Diklat, sekaligus menerangkan kilas sejarah lembaga kajian dan riset KJI ini.

“Bermula dari pertemuan kultural yang membawa kegeliasahan bersama, baik itu adik-adik atau kawan-kawan sesama aktivis di Jawa Timur saat datang kerumah, membicarakan berbagai polemik fenomena sosial politik belakangan yang rumit untuk dibaca, sehingga memicu berbagai tidakan yang sekedar memantik emosi, bukan suatu pandangan konstruktif untuk kebaikan bersama umat dan bangsa kedepan. Sehingga penting kita untuk mempunyai data yang berbasis kerja-kerja riset.” Terang M. Khoirul Abduh M.Si.

Sholihul Huda, M. Fil.I selaku direktur KJI yang juga hadir dalam pembukaan acara, memberikan arahan taktis kepada peserta dalam proses pelatihan dan pasca pelatihan ini berlangsung.

“Selain untuk menyiapkan para jurnalis yang handal dan profesional, harapannya seluruh peserta Diklat nantinya menjadi bagian dari jejaring KJI di setiap daerah Provinsi Jawa Timur, khususnya melalui media PIJARNews.ID semoga dapat memberi manfaat dan pencerahan bagi masyarakat luas.” Tutur Sholihul Huda, M. Fil.I.

BACA JUGA :  Inilah Komisioner KPU Kabupaten Pasuruan Periode 2019-2024

Selepas pembukaan acara, berlanjut pada forum Stadium General yang dihadiri oleh Pramono Ubaid Tanthawi (Komisioner KPU RI), dalam kesempatannya beliau memberikan semangat sekaligus tantangan bagi para peserta Diklat, melihat adanya perubahan pola jurnalisme lama menuju era baru yang berbasis online, selain kecepatan dan ketapatan dalam menyajikan berita, namun juga harus diiringi dengan kedalaman konten atau apa yang diberitakan.

“Hal ini untuk menghindari berita hoaks di masyarakat agar tidak semakin berkembang, apalagi jika menyentuh wilayah politik dan momen tahun politik. Dalam pengalamannya, karena KPU sendiri sering menjadi korban atas berita-berita yang hanya mengejar kecepatan tanpa mempertimbangkan kedalaman konten yang diberitakan.” Ungkap Pramono.

Hadir juga Ketua KPU Jawa Timur, Choirul Anam memberikan apresiasi baik pada kegiatan Diklat Jurnalistik ini, beliau berharap kegiatan pendidikan seperti ini menjadi penting bagi angkatan muda di Jawa Timur.

“Karena pada wilayah aktivitas seperti ini, secara sendirinya semangat untuk belajar dan mengembangkan potensi diri akan menjadi terpupuk, seperti saya dahulu yang tidak membayangkan kalau sekarang bisa berkesempatan menjadi ketua KPU Jawa Timur, hal ini saya rasakan sekarang setalah melewati aktivitas serupa yang dulu sebagai seorang aktivis, kesimpulannya sebuah hasil tidak akan menghianati proses.” Pungkas Choirul Anam. (MRA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here