TPA
TPA Mrican yang Sudah Beroperasi Puluhan Tahun. (Foto: ponorogo.go.id)

PONOROGO, PIJARNEWS.ID – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang berlokasi di desa Mrican, Kecamatan Jenangan merupakan satu satunya TPA yang ada di Kabupaten Ponorogo, di prediksi tidak lagi bisa menampung sampah pada tahun 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Sapto Djatmiko, menurutnya TPA mrican memiliki luas tanah sekitar 1,8 hektar dan saat ini sudah terisi semua.

“Standarnya untuk TPA 3,5 hektar, namun TPA mrican yang sudah beroperasi puluhan tahun ini hanya memiliki 1,8 hektar,” jelas Sapto, Sabtu (13/2/2021).

Dirinya menyebut bahwa setiap hari ada sekitar 70 ton sampah yang masuk ke TPA mrican, dengan semakin minimnya lahan dan tingginya timbunan sampah dikhawatirkan bisa menyebabkan longsor, hingga mudah terbakar akibat gas metan yang dihasilkan sampah.

“Diprediksi tiga tahun kedepan TPA mrican sudah tidak mampu lagi menampung sampah,” ujar Sapto

Sebenarnya pihak DLH sendiri sudah berupaya mengurangi jumlah sampah, dengan cara di daur ulang baik sampah organik maupun anorganik. Selain itu, juga mengolah gas metan yang dihasilkan sampah menjadi bio gas. Namun, sampah TPA mrican tetap saja menggunung.

“Mau tidak mau harus cari lahan baru dan saat ini sudah ada proyeksi lahan tersebut tinggal menunggu prosesnya saja,” tutup Sapto. (son/mad)

BACA JUGA :  Ada Percobaan Delegitimasi Kepada Penyelenggara Pemilu, Direktur KJI: Rakyat Bersama KPU