Muncul Penolakan Satu Nama Formatur dalam Musyda V DPD PAN Pamekasan

0
97
PAN
Musyda V DPD PAN Pamekasan. (Yayan/PIJARNEWS.ID)

PAMEKASAN, PIJARNEWS.ID – Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pamekasan menolak adanya formatur asal kabupaten di luar Pamekasan yang dipilih DPP PAN.

Hal tersebut disampaikan Heru Budi Prayitno Ketua DPD PAN Pamekasan usai Musyawarah Daerah (Musyda) V PAN di Kabupaten Pamekasan, yang dilaksanakan secara virtual di Gedung PKPRI Jalan Kemuning No.22 Pamekasan, Sabtu (13/02/2021).

Sebelumnya, Musda V PAN Pamekasan telah menghasilkan 4 formatur untuk menyusun kepengurusan DPD PAN Pamekasan periode 2021-2025. Keempat formatur tersebut yakni, Heru Budi Prayitno, Abdul Haq, H. Rusi, dan H. Fandi Achmad.

Namun H. Fandi Achmad yang merupakan kader PAN asal Sampang, karena masuk sebagai formatur di Kabupaten Pamekasan atas rekomendasi DPP PAN, mendapat penolakan.

“Jika itu dari luar Kabupaten Pamekasan, walaupun kader PAN, maka pengurus DPD Pamekasan akan menolak, karena PAN di Pamekasan tidak kering kader kompeten. Jadi tidak perlu diisi oleh orang luar,” kata Heru.

Menurut Heru juga, masih banyak kader murni asli Pamekasan yang dianggap mampu, bahkan pihaknya khawatir, orang luar Pamekasan akan mempengaruhi eksistensi PAN di bumi gerbang salam ini.

“Tidak bisa diterima dengan akal sehat jika orang luar [Pamekasan] memimpin DPD PAN Pamekasan. Kita punya 2 anggota DPR, yang senior banyak, dan saya juga belum begitu tua, jadi masih mampu,” tegasnya.

BACA JUGA :  Antisipasi Covid-19, SD Muhammadiyah 29 Surabaya Bagi Masker dan Hand Sanitizer

Hal senada juga disampaikan H. Achmad Kartolo selaku OC PAN Kabupaten Pamekasan usai Musyda V DPD PAN Pamekasan.

“Musda V PAN Pamekasan sudah berhasil memilih 4 formatur. Heru Budi Prayitno, Abdul Haq, H. Rudi, yang berikutnya kader dari Sampang. Hanya mayoritas, DPD dan DPC menolak terhadap Haji Fandi dari Sampang,” jelasnya.

Namun bagi Kartolo, keputusan tersebut adalah wewenang DPP, DPD hanya mengusulkan orang untuk dipilih oleh DPP. “Namun mayoritas pengurus DPD dan DPC menolak terhadap H. Fandi dari Sampang, yang direstui teman-teman DPD dan DPC ya tiga orang saja,” pungkasnya. (yan/mad)