Umm
RSU UMM saat menyambut program Sistem Informasi Layanan Covid-19 berbasis IT. Kerja sama antara Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah, didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). (Rama/PIJARNEWS.ID)

MALANG, PIJARNEWS.ID – Aplikasi Mentari Covid-19 terintegrasi dengan Sistem Manajemen MCCC PP Muhammadiyah. Platform itu dapat dikembangkan sebagai Single ID pasien di rumah sakit. Pengembangan sistem bertujuan agar dapat menghubungkan data layanan antar Rumah Sakit Muhammadiyah-‘Aisyiyah (RSMA), di seluruh Indonesia.

Sebagai salah satu bagian dari RSMA, Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang (RSU UMM) juga menyambut baik program tersebut. Melalui perwakilannya, dr. Zata Dini, Kepala Sub Bidang Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Medis RSU UMM.

Dini berharap, program berbasis IT ini dapat membantu rumah sakit, memberikan peringatan dini apabila terjadi lonjakan kapasitas.

“Program ini dapat membantu rumah sakit untuk memberikan peringatan dini apabila rumah sakit sudah akan mengalami lonjakan. Hal tersebut juga merupakan salah satu tindakan medis yang lebih cepat,” terangnya.

Dini juga menyampaikan, Mentari Covid 19 dapat menjadi acuan RSU UMM, untuk melihat keadaan rumah sakit lain. Sehingga dapat dijadikan media komunikasi secara tidak langsung.

”Harapannya, melalui sistem ini dapat melaksanakan sistem informasi yang lebih baik dan dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan RSU UMM,” ungkapnya.

Kemunculan Mentari Covid-19 berangkat dari kasus penularan yang masih terus meningkat, hingga berimbas pada keterisian dan ketersediaan tempat tidur di tiap rumah sakit. Dengan bekerja sama antara Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah, didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), secara resmi meluncurkan Sistem Informasi Layanan Covid-19 berbasis IT pada Kamis (11/2/2021)

BACA JUGA :  Sambut Era Industri Modern, Para Guru Dituntut Lebih Kreatif

Proyek yang digarap sejak Juli 2020 ini telah disempurnakan dengan berbagai layanan yang dapat membantu penanganan virus corona. Mentari Covid 19 ditargetkan dapat membantu pelayanan COVID-19 di Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (RSMA) di seluruh Indonesia. (ram/mad)