Foto: Desa Ngino dalam antusias mempersiapkan Lomba kebersihan tingkat daerah Kabupaten Tuban. (aminyusron-pijarnews.id)

Tuban – Lomba kebersihan tingkat daerah di Kabupaten Tuban diadakan pada hari Rabu (02/10/2019) kemarin, Lomba kali ini bertajuk “Kampung Indah Berseri (KIB)”, karena cakupannya yang luas, event tahunan ini diperuntukkan untuk Desa/ Kelurahan yang menjadi perwakilan masing-masing dari setiap Kecamatan. Dengan diikuti peserta yang cukup antusias, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan hijau dan bersih di Kabupaten Tuban.

Proses penilaian lomba dilangsungkan semala tiga hari, yaitu pada tanggal 2, 3 dan 7 Oktober 2019. Banyaknya tempat yang harus dikunjungi oleh tim juri, menjadi alasan panjangnya waktu tersebut. Dalam kesempatannya, saat tim juri mengunjungi salah satu peserta lomba KIB di Desa Ngino Kecamatan Semanding, Desa Ngino selanjutnya memperkenalkan icon Wisata Sendang Asmoro yang menjadi andalan Kecamatan Semanding pada tahun ini.

Kedatangan tim penilai di Desa Ngino disambut antusias oleh warga, terlihat sekali persiapan sarana dan prasarana seremonial warga. Kepala Desa Ngino juga mengharapkan, “Kami menargetkan menjadi dua pemenang. Pertama, menang pada tata kelola lingkungan yang kurang sehat menjadi sehat, hijau dan bersih, kemudian juga menang dengan mengangkat piala penghargaan, besar harapan kami dalam lomba kali ini untuk mewujudkannya,” terang Kepala Desa Ngino.

Untuk mempersiapkan perlombaan ini, Warga Desa Ngino secara sukarela bahu-membahu menata lingkungannya. Digerakkan oleh Pak Ari selaku ketua Gerakan Peduli Desa Ngino yang fokus mengangkat masalah lingkungan hidup, sehingga perlahan Desa Ngino mulai terlihat hijau dan asri.

BACA JUGA :  Ratusan Santri Ponpes Karangasem Dipulangkan

“Kami memulainya sejak tahun 2017, berawal dari kegiatan sadar sampah hingga akhirnya terwujud wisata Sendang Asmoro. KIB kali ini semoga bisa menular kepada seluruh lapisan masyarakat, bahwasanya hijaunya lingkungan kita akan membawa dampak positif bagi kesehatan maupun kehidupan sosial,” ungkap Ari, ketua Gerakan Peduli Desa Ngino.

Tidak mudah dalam mengubah kebiasaan masyarakat, seperti yang dilakukan oleh warga Desa Ngino ini, semua membutuhkan waktu dan proses yang lama. Namun jika semakin banyak warga yang peduli akan lingkungan hidup, tetu manfaat itu akan kembali pada diri masing-masing.

Reporter: Amin Yusron

Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here