Weding
Website Aisha Weddings yang kini tak bisa lagi diakses di internet. (Tangkapan Layar/Website Aisha Weddings)

JAKARTA, PIJARNEWS.ID – Advokat Sahabat Milenial Indonesia (SAMINDO) dan SETARA Institute, Disna Riantina mengatakan, alasan pihaknya melaporkan Aisha Weddings ke polisi karena konten yang disebarkan si pembuat website Aisha Weddings itu melanggar UU Perlindungan Anak.

“Tujuan kita melaporkan itu karena kecemasan masyarakat terjawab juga bahwa hal-hal begini tidak dilegalkan oleh negara, dalam hal ini melanggar UU tentang Perlindungan Anak dan UU Perkawaninan dan sebagainya,” ujarnya pada wartawan, Rabu (17/2/2021).

Ia berharap dengan laporan itu bisa membuat efek jera pada orang-orang, khususnya si pembuat Website Aisha Weddings agar tak sembarangan melanggar hukum. Apalagi, perbuatan itu dilakukan secara sadar, yang akhirnya website tersebut pun menjadi wadah bagi pihak tertentu untuk mengaksesnya dan menyebarkannya pula.

“Artinya, mereka mendapatkan wadah untuk menyalurkan hal yang bertentangan dengan hukum, artinya ada ajakan itu sendiri dari pembuat web ini,” tandasnya. (fzi/mad)

BACA JUGA :  Polemik Aisha Weddings: Melanggar Dua UU, Rentan Risiko KDRT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here