Foto: Forum pembinaan dan pemberian tunjangan kepada Guru dan Karyawan Muhammadiyah di Kota Madiun. (arif-pijarnews.id)

Madiun – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun, mengajak seluruh komponen pendidik untuk senentiasa berfikir serius atas mutu pendidikan di Indonesia, khususnya dalam rumah Persyarikatan Muhammadiyah.

Hal ini sejalan dengan cita-cita kemerdekaan, bahwa proses mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tanggung jawab kita bersama, pesan tersebut disampaiakan langsung oleh, H. Sutomo, ST selaku Ketua PDM Kota Madiun, dalam forum pembinaan dan pemberian tunjangan kepada Guru dan Karyawan Muhammadiyah di Kota Madiun. Kamis, (03/10/2019) Kemarin.

Kepada Guru dan Karyawan yang ada di Muhammadiyah Kota Madiun, H. Sutomo juga berharap untuk bisa terus memicu semangat belajar para murid-muridnya.

“Karena baik buruknya seorang murid bergantung pada gurunya, maka berilah suri tauladan yang baik, disiplin dalam segala hal termasuk Sholat berjamaah. Mari disiplin dan komitmen ini kita jadikan sebagai ruh berjuang dalam Persyarikatan”, tuturnya.

Harapan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Madiun ini, nantinya akan didukung oleh Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Kota Madiun. Sebagai  pemberi tunjangan Guru dan Karyawan Muhammadiyah di Kota Madiun.

“Sebanyak 62 guru yang bergaji di bawah 1 juta, nantinya akan mendapat tunjangan dari LAZISMU.” Ungkap H. Sutomo, ST.

Ketua LAZISMU Kota Madiun, Suwardi, S.Pd.I juga mengaku siap untuk bersama-sama memajukan dunia pendidikan di Kota Madiun ini. Beliau mengungkapkan, “Guru adalah profesi mulia yang memiliki tugas pokok untuk membina dan membimbing generasi penerus bangsa. Guru juga bertanggung jawab menjadi orang tua bagi anak didiknya, sehingga guru juga dituntut untuk bisa menjadi sosok yang teladan”, katanya.

BACA JUGA :  Produk Minuman Herbal, Kreasi Kader Muhammadiyah yang Dikenal hingga Mancanegara

Eli Inayah, M.Pd selaku Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Kota Madiun, turut mengapresiasi semangat Guru dan Karyawan Muhammadiyah dalam memperkuat generasi bangsa hingga saat ini. Karena dalam konteks Pendidikan, Muhammadiyah memang tidak diragukan lagi. Latar sejarah lahirnya Muhammadiyah sendiri sejak Tahun 1912 memang untuk mempertegas semangat kemerdekaan bangsa ini, khususnya dalam dunia pendidikan.

“Kita bersama-sama harus tetep semangat untuk memajukan pendidikan sesuai dengan Tujuan Muhammadiyah, dengan simbol matahari yang menyinari dan senantiasa memberi pencerahan kehidupan ummat dan bangsa,” pungkas Eli Inayah.

Reporter: Arif Kurniawan

Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here