Illegal loging
Pelaku saat diamankan Polisi. (Foto: Humas Polres Ponorogo)

PONOROGO, PIJARNEWS.ID – Polres Ponorogo melalui jajaran Satreskrim unit Polsek Sampung, berhasil mengungkap tindak pidana kasus pencurian kayu secara ilegal logging, yang terjadi di petak 76.1 RPH Sampung BKPH Sampung, wilayah kerja KPH Madiun, Ds. Nglurup, Kec. Sampung, Kab. Ponorogo.

“Pelaku atas nama Sarimo (59) Alamat Dkh. Nglurup Rt. 05, Rw. 02, Ds. Nglurup, Kec. Sampung Kab. Ponorogo,” ujar Kapolsek Sampung, Iptu Marsono.

Iptu Marsono mengatakan penangkapan terhadap pelaku bermula, pada hari Rabu (17/2/2021) pukul 14.00 WIB, Purwanto (52) pegawai perhutani sedang melaksanakan patroli di lokasi dan menemukan 5 (lima) tunggak bekas pencurian, selanjutnya melaporkan temuan tersebut ke Perhutani dan ditersurkan ke Polsek Sampung. Selanjutnya, unit Reskrim Polsek Sampung, Perhutani RPH Sampung beserta Petugas Polhutmob melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku.

“Barang bukti disimpan pelaku di belakang rumahnya dan ditutup dengan tumpukan ranting daun,” imbuh Kapolsek Sampung.

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti 10 batang kayu jati berukuran 400 cm x 8 cm x 12 cm, 17 batang kayu jati berukuran 400 cm x 4 cm x 6 cm, 3 ikat dan per ikatnya berisi 10 batang kayu jati berukuran 300 cm x 2 cm x 4 cm, 1 buah gergaji manual dan 1 buah sabit.

“Saat kita amankan bersama barang bukti pelaku beralasan menebang pohon di lahan perhutani untuk merenovasi rumah,” jelas Iptu Marsono.

BACA JUGA :  Di Jombang, Mahasiswa UMM Beri Penyuluhan Diabetes Miletus

Atas kejadian tersebut pihak Perhutani mengalami kerugian Rp5.510.000, dan akibat perbuatannya pelaku dikenai pasal 82,83,84 ayat 1 UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H).

“Pelaku diancam pidana penjara paling lama 5 tahun, dan pidana denda paling banyak dua miliar lima ratus juta rupiah,” tutup Iptu Marsono. (son/mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here